Followers

MANUNGGALING KAWULA GUSTI: 140 AJARAN DAN PEMIKIRAN SYEIKH SITI JENAR



Syekh Siti Jenar (juga dikenal dalam banyak nama lain, antara lain Sitibrit, Lemahbang, dan Lemah Abang) adalah seorang tokoh yang dianggap sebagai sufi dan salah seorang penyebar agama Islam di Pulau Jawa.Tidak ada yang mengetahui secara pasti asal-usulnya. Di masyarakat, terdapat banyak variasi cerita mengenai asal-usul Syekh Siti Jenar. Sebagian umat Islam menganggapnya sesat karena ajarannya yang terkenal, yaitu Manunggaling Kawula Gusti. Akan tetapi, sebagian yang lain menganggap bahwa Syekh Siti Jenar adalah seorang intelektual yang telah memperoleh esensi Islam itu sendiri. Ajaran-ajarannya tertuang dalam karya sastra buatannya yang disebut pupuh. Ajaran yang sangat mulia dari Syekh Siti Jenar adalah budi pekerti. Syekh Siti Jenar mengembangkan ajaran cara hidup sufi yang dinilai bertentangan dengan ajaran Walisongo. Pertentangan praktik sufi Syekh Siti Jenar dengan Walisongo terletak pada penekanan aspek formal ketentuan syariah yang dilakukan oleh Walisongo.



Syekh Siti Jenar juga berpendapat bahwa Allah itu ada dalam dirinya, yaitu di dalam budi. Pemahaman inilah yang dipropagandakan oleh para ulama pada masa itu, mirip dengan konsep Al-Hallaj (tokoh sufi Islam yang dihukum mati pada awal sejarah perkembangan Islam, kira-kira pada abad ke-9 Masehi) tentang hulul yang berkaitan dengan kesamaan sifat Tuhan dan manusia. Dimana seharusnya pemahaman ketauhidan melewati empat tahap, yaitu:

  • Syariat, dengan menjalankan hukum-hukum agama seperti salat, zakat, dan lain-lain,
  • Tarekat, dengan melakukan amalan-amalan seperti wirid, zikir dalam waktu dan hitungan tertentu,
  • Hakekat, di mana hakikat dari manusia dan kesejatian hidup akan ditemukan, dan
  • Makrifat, kecintaan kepada Allah dengan makna seluas-luasnya.

Syekh Siti Jenar juga mengajarkan agar seseorang dapat lebih mengutamakan prinsip ikhlas dalam menjalankan ibadah. Orang yang beribadah dengan mengharapkan surga atau pahala berarti belum bisa disebut ikhlas.


Manunggaling Kawula Gusti
Dalam ajarannya ini, pendukungnya berpendapat bahwa Syekh Siti Jenar tidak pernah menyebut dirinya sebagai Tuhan. Arti dari Manunggaling Kawula Gusti dianggap bukan bercampurnya Tuhan dengan makhluk-Nya, melainkan bahwa Sang Pencipta adalah tempat kembali semua makhluk dan dengan kembali kepada Tuhannya, manusia telah bersatu dengan Tuhannya. Dalam ajarannya pula, Manunggaling Kawula Gusti bermakna bahwa di dalam diri manusia terdapat roh yang berasal dari roh Tuhan sesuai dengan ayat Al-Quran yang menerangkan tentang penciptaan manusia:

Ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh-Ku, maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya." Q.S. Shaad: 71-72

Dengan demikian ruh manusia akan menyatu dengan ruh Tuhan dikala penyembahan terhadap Tuhan terjadi. Perbedaan penafsiran ayat Al-Qur’an dari para murid Syekh Siti inilah yang menimbulkan polemik bahwa di dalam tubuh manusia bersemayam ruh Tuhan, yaitu polemik paham Manunggaling Kawula Gusti.



 140 AJARAN DAN PEMIKIRAN SYEIKH SITI JENAR

001. …. tidak usah kebanyakan teori semua, karena sesungguhnya ingsun (saya) inilah Allah. Nyata ingsun yang sejati, bergelar Prabu Satmata, yang tidak ada lain kesejatiannya yang disebut sebangsa Allah.

002. Jika ada seseorang manusia yang percaya kepada kesatuan lain selain Allah SWT, maka ia akan kecewa karena ia tidak akan memperoleh apa yang ia inginkan.

003. Allah itu adalah keadaanku, lalu mengapa kawan-kawanku sama memakai penghalang? Dan sesungguhnya aku ini adalah haq Allah pun tiada wujud dua; saya sekarang adalah Allah, nanti Allah, dzahir bathin tetap Allah, kenapa kawan-kawan masih memakai pelindung?.

004. Sebenarnya keberadaan dzat yang nyata itu hanya berada pada mantapnya tekad kita, tandanya tidak ada apa-apa, tetapi harus menjadi segala niat kita yang sungguh-sungguh.

005. Tidak usah banyak bertingkah, saya ini adalah Tuhan. Ya, betul betul saya ini adalah Tuhan yang sebenarnya, bergelar Prabu Satmata, ketahuilah bahwa tidak ada tuhan yang lain selain saya.

006. Saya ini mengajarkan ilmu untuk betul-betul dapat merasakan adanya kemanunggalan. Sedangkan bangkai itu selamanya tidak ada. Adapun yang dibicarakan sekarang adalah ilmu yang sejati yang dapat membuka tabir kehidupan. Dan lagi semuanya sama. Tidak ada tanda secara samar-samar, bahwa benar-benar tidak ada perbedaan yang bagaimanapun, saya akan tetap mempertahankan tegaknya ilmu tersebut.

007. Bahwa sesungguhnya, lafadz Allah yaitu kesaksian akan Allah, yang tanpa rupa dan tiada tampak akan membingungkan orang, karena diragukan kebenarannya. Dia tidak mengetahui akan diri pribadinya yang sejati, sehingga ia menjadi bingung. Sesungguhnya nama Allah itu untuk menyebut wakil-Nya, diucapkan untuk menyatakan yang dipuja dan menyatakan suatu janji. Nama itu ditumbuhkan menjadi kalimat yang diucapkan Muhammad Rasulullah.

008. ….. padahal sifat kafir berwatak jisim, yang akan membusuk, hancur lebur bercampur tanah. Lain jika kita sejiwa dengan Dzat Yang Maha Luhur. Ia gagah berani, Maha Sakti dalam syarak, menjelajahi alam semesta. Dia itu pangeran saya, yang menguasai dan memerintah saya, yang bersifat wahdahniyah, artinya menyatukan diri dengan ciptaan-Nya. Ia dapat abadi mengembara melebihi peluru atau anak sumpit, bukan budi bukan nyawa, bukan hidup tanpa asal dari manapun, bukan pula kehendak tanpa tujuan. Dia itu yang bersatu padu dengan wujud saya. Tiada susah payah, kudrat dan kehendak-Nya, tiada kenal rintangan, sehingga pikiran keras dari keinginan luluh tiada berdaya. Maka timbullah dari jiwa raga saya kearif-bijaksanaan saya menjumpai ia sudah ada di sana.

009. Syeikh Lemah Bang namaku, Rasulullah ya aku sendiri, Muhammad ya aku sendiri,Asma Allah itu sesungguhya diri ku, ya akulah yang menjadi Allah ta’ala.

010. Jika Anda menanyakan di mana rumah Tuhan, maka jawabnya tidaklah sukar. Allah berada pada Dzat yang tempatnya tidak jauh, yaitu berada dalam tubuh manusia. Tapi hanya orang yang terpilih saja yang bisa melihatnya, yaitu orang-orang suni.

011. Rahasia kesadaran kesejatian kehidupan, ya ingsun ini kesejahteraan kehidupan, engkau sejatinya Allah, ya ingsun sejatinya Allah; yakni wujud yang berbentuk itu sejati itu sejatinya Allah, sirr (rahasia) itu Rasulullah, lisan (pengucap) itu Allah, jasad Allah badan putih tanpa darah, sirr Allah, rasa Allah, rahasia rasa kesejatian Allah, ya ingsun (aku) ini sejatinya Allah.

012. Adanya kehidupan itu karena pribadi, demikian pula keinginan hidup itupun ditetapkan oleh diri sendiri, tidak mengenal roh, yang melestarikan kehidupan, tiada turut merasakan sakit ataupun lelah. Suka dukapun musnah karena tidak diinginkan oleh hidup. Dengan demikian hidupnya kehidupan itu berdiri sendiri.

013. Dzat wajibul maulana adalah yang menjadi pemimpin budi yang menuju ke semua kebaikan. Citra manusia hanya ada dalam keinginan yang tunggal. Satu keinginan saja belum tentu dapat dilaksanankan dengan tepat, apalagi dua. Nah cobalah untuk memisahkan Dzat wajibul maulana dengan budi, agar supaya manusia dapat menerima keinginan yang lain.

014. Hyang Widi, kalau dikatakan dalam bahasa di dunia ini adalah baka bersifat abadi, tanpa antara tiada erat dengan sakit apapun rasa tidak enak, ia berada baik disana, maupun di sini, bukan ini bukan itu. Oleh tingkah yang banyak dilakukan dan yang tidak wajar, menuruti raga, adalah sesuatu yang baru.

015. Gagasan adanya badan halus itu mematikan kehendak manusia. Di manakah adanya Hyang Sukma, kecuali hanya diri pribadi. Kelilingilah cakrawala dunia, membubunglah ke langit yang tinggi, selamilah dalam bumi sampai lapisan ke tujuh, tiada ditemukan wujud yang mulia.

016. Kemana saja sunyi senyap adanya; ke Utara, Selatan, Barat, Timur dan Tengah, yang ada di sana hanya adanya di sini. Yang ada di sini bukan wujud saya. Yang ada dalam diriku adalah hampa dan sunyi. Isi dalam daging tubuh adalah isi perut yang kotor. Maka bukan jantung bukan otak yang pisah dari tubuh, laju peasat bagaikan anak panah lepas dari busur, menjelajah Mekkah dan Madinah.

017. Saya ini bukan budi, bukan angan-angan hati, bukan pikiran yang sadar, bukan niat, bukan udara, bukan angin, bukan panas, dan bukan kekosongan atau kealpaan. Wujud saya ini jasad, yang akhirnya menjadi jenazah, busuk bercampur tanah dan debu. Napas saya mengelilingi dunia, tanah, api, air, dan udara kembali ke tempat asalnya, sebab semuanya barang baru bukan asli.

018. Maka saya ini Dzat sejiwa yang menyatu, menyukma dalam Hyang Widi. Pangeran saya bersifat Jalal dan Jamal, artinya Maha Mulia dan Maha Indah. Ia tidak mau sholat atas kehendak sendiri, tidak pula mau memerintah untuk shalat kepada siapapun. Adapun shalat itu budi yang menyuruh, budi yang laknat dan mencelakakan, tidak dapat dipercaya dan dituruti, karena perintahnya berubah-ubah. Perkataannya tidak dapat dipegang, tidak jujur, jika dituruti tidak jadi dan selalu mengajak mencuri.

019. Syukur kalau saya sampai tiba di dalam kehidupan yang sejati. Dalam alam kematian ini saya kaya akan dosa. Siang malam saya berdekatan dengan api neraka. Sakit dan sehat saya temukan di dunia ini. Lain halnya apabila saya sudah lepas dari alam kematian. Saya akan hidup sempurna, langgeng tiada ini dan itu.

020. Menduakan kerja bukan watak saya. Siapa yang mau mati dalam alam kematian orang kaya akan dosa. Balik jika saya hidup yang tak kekak ajal, akan langeng hidup saya, tidak perlu ini dan itu. Akan tetapi saya disuruh untuk memilih hidup atau mati saya tidak sudi. Sekalipun saya hidup, biar saya sendiri yang menentukan.

021. …….Betapa banyak nikmat hidup manfaatnya mati. Kenikmatan ini dijumpai dalam mati, mati yang sempurna teramat indah, manusia sejati adalah yang sudah meraih ilmu. Tiada dia mati, hidup selamanya, menyebutnya mati berarti syirik, lantaran tak tersentuh lahat, hanya beralih tempatlah dia memboyong kratonnya.

022. Aku angkat saksi dihadapan Dzat-KU sendiri, sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Aku. Dan Aku angkat saksi sesungguhnya Muhammad itu utusan-KU, sesungguhnya yang disebut Allah adalah ingsun (aku) diri sendiri. Rasul itu rasul-KU, Muhammad itu cahaya-KU, aku Dzat yang hidup yang tak kena mati, Akulah Dzat yang kekal yang tidak pernah berubah dalam segala keadaan. Akulah Dzat yang bijaksana tidak ada yang samar sesuatupun, Akulah Dzat Yang Maha Menguasai, Yang Kuasa dan Yang Bijaksana, tidak kekurangan dalam pengertian, sempurna terang benderang, tidak terasa apa-apa, tidak kelihatan apa-apa, hanyalah aku yang meliputi sekalian alam dengan kudrat-KU.

023. Janganlah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah keberadaan Allah. Disebut Imannya Iman.

024. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah tempat manunggalnya Allah. Disebut Imannya Tauhid.

025. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah sifatnya Allah. Disebut Imannya Syahadat.

026. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah kewaspadaan Allah. Disebut Imannya Ma’rifat.

027. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah menghadap Allah. Disebut Imannya Shalat.

028. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah kehidupannya Allah. Disebut Imannya Kehidupan.

029. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah kepunyaan dan keagungan Allah. Disebut Imannya Takbir.

030. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, sebab engkau adalah pertemuan Allah. Disebut Imannya Saderah.

031. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah kesucian Allah. Disebut Imannya Kematian.

032. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, sebab engkau adalah wadahnya Allah. Disebut Imannya Junud.

033. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah bertambahnya nikmat dan anugrah Allah. Disebut Imannya Jinabat.

034. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah asma Nama Allah. Disebut Imannya Wudlu.

035. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah ucapan Allah. Disebut Imannya Kalam.036. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah juru bicara Allah. Disebut Imannya Akal.

037. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah wujud Allah, yaitu tempat berkumpulnya seluruh jagad alam mayapada, dunia akhirat, surga neraka,arsy kursi, loh kalam, bumi langit, manusia, jin, iblis laknat, malaikat, nabi, wali, orang mukmin, nyawa semua, itu berkumpul di pucuknya jantung, yang disebut alam khayal (ala al-khayal). Disebut Imannya Nur Cahaya.

038. Yang disebut kodrat itu yang berkuasa, tiada yang mirip atau yang menyamai. Kekuasannya tanpa piranti, keadaan wujudnya tidak ada baik luar maupun dalam merupakan kesatuan, yang beraneka ragam.

039. Iradat artinya kehendak yang tiada membicarakan, ilmu untuk mengetahui keadaan, yang lepas jauh dari panca indra bagaikan anak gumpitan lepas tertiup.

040. Inilah maksudnya syahadat: Asyhadu berarti jatuhnya rasa, Ilaha berarti kesetian rasa, Ilallah berarti bertemunya rasa, Muhammad berartihasil karya yang maujud dan Pangeran berarti kesejatian hidup.

041. Mengertilah bahwa sesungguhnya ini syahadat sakarat, jika tidak tahu maka sakaratnya masih mendapatkan halangan, hidupnya dan matinya hanya seperti hewan.

042. Syahadat allah, allah badan lebur menjadi nyawa, nyawa lebur menjadi cahaya, cahaya lebur menjadi roh, roh lebur menjadi rasa, rasa lebur sirna kembali kepada yang sejati, tinggalah hanya Allah semata yang abadi dan terkematian. (Terjemahan dalam Bahasa Indonesia).

043. Syahadat Ananing Ingsun, Asyhadu keberadaan-KU, La Ilaha bentuk wajahku, Ilallah Tuhanku, sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Aku, yaitu badan dan nyawa seluruhnya. (Terjemahan dalam Bahasa Indonesia).

044. Syahadat Panetep Panatagana yaitu, yang menjadi bertempatnya Allah, menghadap kepada Allah, bayanganku adalah roh Muhammad, yaitu sejatinya manusia, yaitu wujudnya yang sempurna. (Terjemahan dalam Bahasa Indonesia).

045. Kenikmatan mati tak dapat dihitung ….tersasar, tersesat, lagi terjerumus, menjadikan kecemasan, menyusahkan dalam patihnya, justru bagi ilmu orang remeh…..

046. Segala sesuatu yang wujud, yang tersebar di dunia ini, bertentangan dengan sifat seluruh yang diciptakan, sebab isi bumi itu angkasa yang hampa.

047. Shalat lima kali sehari adalah pujian dan dzikir yang merupakan kebijaksanaan dalam hati menurut kehendak pribadi. Benar atau salah pribadi sendiri yang akan menerima, dengan segala keberanian yang dimiliki.

048. Pada permulaan saya shalat, budi saya mencuri, pada waktu saya dzikir, budi saya melepaskan hati, menaruh hati kepada seseorang, kadang-kadang menginginkan keduniaan yang banyak, lain dengan Dzat Maha yang bersama diriku, Nah, saya inilah Yang Maha Suci, Dzat Maulana yang nyata, yang tidak dapat dipikirkan dan tidak dapat dibayangkan.

049. Syahadat, shalat, dan puasa itu adalah amalan yang tidak diinginkan, oleh karena itu tidak perlu dilakukan. Adapun zakat dan naik haji ke Makkah, keduanya adalah omong kosong. Itu semua adalah palsu dan penipuan terhadap sesama manusia. Menurut para auliya’ bila manusia melakukannya maka dia akan dapat pahala itu adalah omong kosong, dan keduanya adalah orang yang tidak tahu.

050. Tiada pernah saya menuruti perintah budi, bersujud-sujud di masjid mengenakan jubah, pahalanya besok saja, bila dahi sudah menjadi tebal, kepala, berbelang. Sesungguhnya hal itu tidak masuk akal. Di dunia ini semua manusia adalah sama. Mereka semua mengalami suka duka, menderita sakit dan duka nestapa, tiada bedanya satu dengan yang lain. Oleh karena itu saya, Siti Jenar, hanya setia pada satu hal, saja, yaitu Gusti Dzat Maulana.

051. ….Gusti Dzat Maulana. Dialah yang luhur dan sangat sakti, yang berkuasa Maha Besar, lagi pula memiliki dua puluh sifat, kuasa atas segala kehendak-Nya. Dialah Maha Kuasa pangkal mula segala ilmu, Maha Mulia, Maha Indah, Maha Sempurna, Maha Kuasa, Rupa warna-nya tanpa cacat, seperti hamba-Nya. Di dalam raga manusia ia tiada tanpak. Ia sangat sakti menguasai segala yang terjadi, dan menjelajahi seluruh alam semesta, Ngindraloka.

052. Hyang Widi, wujud yang tak tampak oleh mata, mirip dengan ia sendiri, sifat-sifatnya mempunyai wujud, sperti penampakan raga yang tiada tanpak. Warnanya melambangkan keselamatan, tetapi tanpa cahaya atau teja, halus, lurus terus menerus, menggambarkan kenyataan tiada dusta, ibaratnya kekal tiada bermula, sifat dahulu yang meniadakan permulaan, karena asal diri pribadi.

053. Mergertilah bahwa sesungguhnya ini syahadat sakarat, jika tidak tahu maka sekaratnya masih mendapatkan halangan, hidupnya dan matinya hanya seperti hewan.

054. Syekh Siti Jenar mengetahui benar di mana kemusnahan anta ya mulya, yaitu Dzat yang melanggengkan budi, berdasarkan dalil ramaitu, ialah dalil yang dapat memusnahkan beraneka ragam selubung, yaitu dapat lepas bagaikan anak panah, tiada dapat diketahui di mana busurnya. Syari’at, tarekat, hakekat, dan ma’rifat musnah tiada terpikirkan. Maka sampailah Syekh Siti Jenar di istana sifat yang sejati.

055. Kematian ada dalam hidup, hidup ada dalam mati. Kematian adalah hidup selamanya yang tidak mati, kembali ke tujuan dan hidup langgeng selamanya, dalam hidup ini adalah ada surga dan neraka yang tidak dapat ditolak oleh manusia. Jika manusia masuk surga berarti ia senang, bila manusia bingung, kalut, risih, muak, dan menderita berarti ia masuk neraka. Maka kenikmatan mati tak dapat dihitung.

056. Hidup itu bersifat baru dan dilengkapi dengan panca indera. Panca indera ini merupakan barang pinjaman, yang jika sudah diminta oleh yang mempunyai, akan menjadi tanah dan membusuk, hancur lebur bersifat najis. Oleh karena itu panca indera tidak dapat dipakai sebagai pedoman hidup. Demikian pula budi, pikiran, angan-angan dan kesadaran, berasal dari panca indera, tidak dapat dipakai sebagai pegangan hidup. Akal dapat menjadi gila, sedih, bingung, lupa, tidur dan sering kali tidak jujur. Akal itu pula yang siang malam mengajak kita berbuat dengki, bahkan merusak kebahagiaan orang lain. Dengki juga akan menimbulkan kejahatan, kesombongan yang pada akhirnya membawa manusia ke dalam kenistaan dan menodai citranya. Kalau sudah sampai sedemikian parahnya manusia biasanya baru menyesali perbuatannya.

057. Apakah tidak tahu bahwa penampilan bentuk daging, urat, tulang, dan sumsum busa rusak dan bagaimana cara Anda memperbaikinya. Biarpun bersembahyang seribu kali setiap barinya akhirnya mati juga. Meskipun badan Anda, Anda tutupi akhirnya kena debu juga. Tetapi jika penampilan bentuknya seperti Tuhan, apakah para wali dapat membawa pulang dagingnya, saya rasa tidak dapat. Alam semesta ini adalah baru. Tuhan tidak akan membentuk dunia ini dua kali dan juga tidak akan membuat dunia ini dua kali dan juga tidak akan membuat tatanan baru.

058. Segala sesuatu yang terjadi di alam ini pada hakikatnya adalah perbuatan Allah. Berbagai hal yang dinilai baik maupun buruk pada hakikatnya adalah dari Allah juga. Jadi sangat salah besar bila ada yang menganggap bahwa yang baik itu dari Allah dan yang buruk adalah dari selain Allah. Oleh karena itu Af’al allah harus dipahami dari dalam dan dari luar diri manusia. Misalnya saat manusia menggoreskan pensil, di situlah terjadi perpaduan dua kemampuan kodrati yang dipancarkan oleh Allah kepada makhluk-Nya, yaitu kemampuan gerak pensil. Tanah yang terlempar dari tangan seseorang itu adalah berdasar kemampuan kodrati gerak tangan seseorang, ”maksudnya bukanlah engkau yang melempar, melainkan allah yang melempar ketika engkau melempar.

059. Di dunia ini kita merupakan mayat-mayat yang cepat juga akan menjadi rusak dan bercampur tanah. Ketahuilah juga bahwa apa yang dinamakan kawulo-gusti tidak berkaitan dengan seorang manusia biasa seperti yang lain-lain. Kawulo dan Gusti itu sudah ada dalam diriku, siang dan malam tidak dapat memisahkan diriku dari mereka. Tetapi hanya untuk saat ini nama kawula-gusti itu belaku, yakni selama saya mati. Nanti kalau saya sudah hidup lagi, gusti dan kawulo lenyap, yang tinggal hanya hidupku sendiri, ketentraman langgeng dalam Anda sendiri. Bial kamu belum menyadari kata-kataku, maka dengan tepat dapat dikatakan bahwa kamu masih terbenam dalam masa kematian. Di sini memang terdapat banyak hihuran macam warna. Lebih banyak lagi hal-hal yang menimbulkan hawa nafsu. Tetapi kau tidak melihat, bahwa itu hanya akibat panca indera. Itu hanya impian yang sama sekali tidak mengandung kebenaran dan sebentar lagi akan cepat lenyap. Gilalah orng yang terikat padanya. Saya tidak merasa tertarik, tak sudi tersesat dalam kerajaan kematian, satu-satunya yang ku usahakan ualah kembali kepada kehidupan

.060. Bukan kehendak, angan-angan, bukan ingatan, pikir atau niat, hawa nafsupun bukan, bukan juga kekosongan atau kehampaan, penampilanku bagai mayat baru, andai menjadi gusti jasadku dapat busuk bercampur debu, napsu terhembus ke segala penjuru dunia, tanah, api, air kembali sebagai asalnya, yaitu kembali menjadi baru.

061. Bumi, langit dan sebagainya adalah kepunyaan seluruh manusia. Manusialah yang memberi nama. Buktinya sebelum saya lahir tidak ada.

062. Sesungguhnya pada hakikatnya tidak ada perbedaan antara ajaran Islam dengan Syiwa Budha. Hanya nama, bahasa, serta tatanan yang berbeda. Misalnya dalam Syiwa Budha dikenal Yang Maha Baik dan Pangkal Keselamatan, sementara dalam Islam kita mengenal Allah al Jamal dan as Salam. Jika Syiwa dkenal sebagai pangkal penciptaan yang dikenal dengan Brahmana maka dalam Islam kita mengenal al Khaliq. Syiwa sebagai penguasa makhluk disebut Prajapati, maka dalam Islam kita mengenal al Maliku al Mulki. Jika Syiwa Maha Pemurah dan Pengasih disebut Sankara, maka dalam Islam kita mengena ar-Rahman dan ar-Rahim.

063. Kehilangan adalah kepedihan. Berbahagialah engkau, wahai musafir papa, yang tidak memiliki apa-apa maka tidak akan pernah kehilangan apa-apa.


064. Jika engkau kagum kepada seseorang yang engkau anggap Wali Allah, jangan engkau terpancang pada kekaguman akan sosok dan perilaku yang diperbuatnya. Sebab saat seseorang berada pada tahap kewalian, maka keberadaan dirinya sebagai manusia telah lenyap, tenggelam ke dalam al Waly.

065. Kewalian bersifat terus menerus, hanya saja saat tenggelam dalam al Waly. Berlangsungnya Cuma beberapa saat. Dan saat tenggelam ke dalam al Waly itulah sang wali benar-benar menjadi pengejawantahan al Waly. Lantaran itu sang wali memiliki kekeramatan yang tidak bisa diukur dengan akal pikiran manusia, dimana karamah itu sendiri pada hakekatnya pengejawantahan al Waly. Dan lantaran itu pila yang dinamakan karamah adalah sesuatu diluar kehendak sang wali pribadi. Semua itu semata-mata kehendak-Nya mutlak.

066. Kekasih Allah itu ibarat cahaya. Jika ia berada di kejahuan, kelihatan sekali terangnya. Namun jika cahaya itu didekatkan ke mata, mata kita akan silau dan tidak bisa melihatnya dengan jelas. Semakin dekat cahaya itu kemata maka kita akan semakin buta tidak bisa melihatnya.

067. Engkau bisa melihat cahaya kewalian pada diri seseorang yang jauh darimu. Namun engkau tidak bisa melihat cahaya kewalian yang memancar dari diri orang-orang yang terdekat denganmu.

068. Saya hanya akan memberi sebuah petunjuk yang bisa digunakan untuk meniti jembatam (shiratal mustaqim) ajaib ke arahnya. Saya katakan ajaib karena jembatan itu bisa menjauhkan sekaligus mendekatkan jarak mereka yang meniti dengan tujuan yang hendak dicapai.

069. Bagi kalangan awan, istighfar lazimnya dipahami sebagai upaya memohon ampun kepada Allah sehingga mereka memperoleh pengampunan. Tetapi bagi para salik, istighfar adalah upaya pembebasan dari belenggu kekakuan kepada Allah sehingga memperoleh ampun yang menyingkap tabir ghaib yang menyelubungi manusia. Sesungguhnya di dalam asma al Ghaffar terangkum makna Maha Pengampun dan juga Maha menutupi, Maha Menyembunyikan dan Maha Menyelubungi.

070. Semua itu terikat itu benar, hanya nama dan caranya saja yang berbeda. Justru ”cara” itu menjadi salah dan sesat ketika sang salik melihat menilai terlalu tinggi ”cara” yang diikutinya sehinga menafikan ”cara” yang lain.

071. Semua rintangan manusia itu berjumlah tujuh, karena kita adalah makhluk yang hidup di atas permukaan bumi. Allah membentangkan tujuh lapis langit yang kokoh di atas kita, sebagaimana bumipun berlapis tujuh, dan samuderapun berlapis tujuh. Bahkan neraka berlapis tujuh. Tidakkah anda ketahui bahwa suragapun berjumlah tujuh. Tidakkah Anda ketahui bahwa dalam beribadaaah kepada Allah manusia diberi piranti tujuh ayat yang diulang-ulang dari Al-Quran untuk menghubungkang dengan-Nya? Tidakkah Anda sadari bahwa saat Anda sujud anggota badan Anda yang menjadi tumpuan?

072. Di dunia manusia mati. Siang malam manusia berpikir dalam alam kematian, mengharap-harap akan permulaan hidupnya. Hal ini mengherankan sekali. Tetapi sesungguhnya manusia di dunia ini dalam alam kematian, sebab di dunia ini banyak neraka yang dialami. Kesengsaraan, panas, dingin, kebingungan, kekacauan, dan kehidupan manusia dalam alam yang nyata.

073. Dalam alam ini manusia hidup mulia, mandiri diri pribadi, tiada diperlukan lantaran ayah dan ibu. Ia berbuat menurut keinginan sendiri tiada berasal dari angin, air, tanah, api, dan semua yang serba jasad. Ia tidak menginginkan atau mengharap-harapkan kerusakan apapun. Maka apa yang disebut Allah ialah barang baru, direka-reka menurut pikiran dan perbuatan.

074. Orang-orang muda dan bodoh banyak yang diikat oleh budi, cipta iblis laknat, kafir, syetan, dan angan-angan yang muluk-muluk, yang menuntun mereka ke yang bukan-bukan. Orang jatuh ke dalam neraka dunia karena ditarik oleh panca indera, menuruti nafsu catur warna : hitam, merah, kuning, serta putih, dalam jumlah yang besar sekali, yang masuk ke dalam jiwa raganya.

075. Saya merindukan hidup saya dulu, tatkala saya masih suci tiada terbayangkan, tiada kenal arah, tiada kenal tempat, tiada tahu hitam, merah, putih, hijau, biru dan kuning. Kapankah saya kembali ke kehidupan saya yang dulu? Kelahiranku di dunia alam kematian itu demikian susah payahnya karena saya memiliki hati sebagai orang yang mengandung sifat baru.

076. Kelahiranku di dunia kematian itu demikian susah payahnya karena saya memiliki hati sebagai orang yang mengandung sifat baru.

077. Keinginan baru, kodrat, irodat, samak, basar dan ’aliman. Betul-betul terasa amat berat di alam kematian ini. Panca pranawa kudus, yaitu lima penerangan suci, semua sifat saya, baik yang dalam maupun yang luar, tidak ada yang saya semuanya iti berwujud najis, kotor dan akan menjadi racun. Beraneka ragam terdapat tersebut dalam alam kematian ini. Di dunia kematian, manusia terikat oleh panca indera, menggunakan keinginan hidup, yang dua puluh sifatnya, sehingga saya hampir tergila-gila dalam kematian ini.

078. Hidup itu bersifat baru dan dilengkapi dengan panca indera. Panca indera ini merupakan barang pinjaman, yang jika sudah diminta oleh yang mempunyai, akan menjadi tanah dan membusuk, hancur lebur bersifat najis, oleh karena itu panca indera tidak dapat dipakai sebagai pedoman hidup. Demikian pula budi, pikiran, angan-angan dan kesadaran, berasal dari panca indera, tidak dapat dipakai sebagai pandangan hidup. Akal dapat menjadi gila, sedih, bingung, lupa, tidur dan sering kali tidak jujur. Akal itu pula yang siang malam mengajak kita berbuat dengki, bahkan merusak kebahagian orang lain. Dengki juga akan menimbulkan kejahatan, kesombongan yang pada akhirnya membawa manusia ke dalam kenistaan dan menodai citranya. Kalau sudah samapai sedemikian parahnya manuasia biasanya baru menyesali perbuatannya.

079. Apakah tidak tahu bahwa penampilan bentuk daging, urat, sungsum, bisa merusak dan bagaimana cara anda memperbaikinya. Biarpun bersembahyang seribu kali tiap harinya akhirnya mati juga. Meskipun badan anda, anda tutupi akhirnya kena debu juga. Tetapi jika penampilan bentuknya seperti Tuhan, apakah para wali dapat membawa pulang dagingnya, saya rasa tidak dapat. Alam semesta ini adalah baru. Tuhan tidak akan membentuk dunia ini dua kali dan juga tidak akan membuat tatanan baru.

080. Mayat-mayat berkeliaran kemana-mana, ke Utara dan ke Timur, mencari makan dan sandang yang bagus dan permata serta perhiasan yang berkilauan, tanpa mengetahui bahwa mereka adalah mayat-mayat belaka. Yang naik kenderaan, dokar atau bendi itu juga mayat, meskipun seringkali ia berwatak keji terhadap sesamanya.

081. Orang yang dihadapi oleh hamba sahayanya, duduk di kursi, kaya raya, mempunyai tanah dan rumah yang mewah, mereka sangat senang dan bangga. Apakah ia tidak tahu, bahwa semua benda yang terdapat di dunia akan musnah menjadi tanah. Meskipun demikian ia bersifat sombong lagi congkak. Oh, berbelas kasihan saya kepadanya. Ia tidak tahu akan sifat-sifat dan citra dirinya sebagai mayat. Ia merasa dirinya yang paling cukup pandai.

082. Di alam kematian ada surga dan neraka, dijumpai untung serta sial. Keadaan di dunia seperti ini menurut Syekh Siti Jenar, sesuai dengan dalil Samarakandi ”al mayit pikruhi fayajitu kabilahu” artinya Sesungguhnya orang yang mati, menemukan jiwa raga dan memperoleh pahala surga serta neraka.

083. ”Keadaan itulah yang dialami manusia sekarang” demikian pendapat Syekh Siti Jenar, yang pada akhirnya Siti Jenar siang malam berusaha untuk mensucikan budi serta menguasai ilmu luhur dengan kemuliaan jiwa.

084. Di alam kematian terdapat surga dan neraka, yakni bertemu dengan kebahagian dan kecelakaan, dipenuhi oleh hamparan keduniawian. Ini cocok dengan dalil Samarakandi analmayit pikutri, wayajidu katibahu. Sesungguhnya orang mati itu akan mendapatkan raga bangkainya, terkena pahala surga serta neraka.

085. Surga neraka tidaklah kekal dan dapat lebur, ataupun letaknya hanya dalam rasa hati masing-masing pribadi, senang puas itulah surga, adapun neraka ialah jengkel, kecewa dalam hati. Bahwa surga neraka terdapat dia akhirat. Itulah hal yang semata khayal tidak termakan akal.

086. Sesungguhnya, menurut ajaran Islam pun, surga dan neraka itu tidak kekal. Yang menganggap kekal surga neraka itu adalah kalangan awam. Sesungguhnya mereka berdua wajib rusak dan binasa. Hanya Allah Dzat yang wajib abadi, kekal, langgeng, dan azali.

087. Sesungguhnya, tempat kebahagian dan kemulian yang disebut swarga oleh orang-orang Hindu-Budha, di dalam Islam disebut dengan nama Jannah (taman), yang bermakna tempat sangat menyenangkan yang di dalamnya hanya terdapat kebahagian dan kegembiraan. Hampir mirip dengan swarga yang dikenal di dalam Syiwa-Budha, di dalam Islam dikenal ada tujuh surga besar yang disebut ’alailliyyin,al-Firdaus, al-Adn, an-Na’im, al-Khuld, al-Mawa, dan Darussalam. Di surga-surga itulah amalan orang-orang yang baik ditempatkan sesuai amal ibadahnya selam hidup di dunia.

088. Sementara itu, tidak berbeda dengan ajaran Syiwa-Budha yang meyakini adanya Alam Bawah, yaitu neraka yang bertingkat-tingkat dan jumlahnya sebanyak jenis siksaan, Islam pun mengajarkan demikian. Jika dalam ajaran Syiwa-Budha dikenal ada tujuh neraka besar yaitu, Sutala, Wtala, Talata, Mahatala, Satala, Atala, dan Patala. Maka dalam Islam juga dikenal tingkatan neraka yaitu, Jahannam, Huthama, Hawiyah, Saqar, Jahim, dal Wail.

089. Sebetulnya yang disebut awal dan akhir itu berda dalam cipta kita pribadi, seumpama jasad di dalam kehidupan ini sebelum dilengkapi dengan perabot lengkap, seperti umur 60 tahun, disitu masih disebut sebagai awal, maka disebut masyriq (timur) yang maknanya mengangkat atau awal penetapan manusia, serta genapnya hidup.

090. Yang saya sebut Maghrib (Barat) itu penghabisan, maksudnya saat penghabisan mendekati akhir, maksudnya setelah melali segala hidup di dunia. Maka, sejatinya awal itu memulai, akhir mengakhiri. Jika memang bukan adanya zaman alam dunia atau zaman akhirat, itu semua masih dalam keadaan hidup semua.

091. Untuk keadaan kematian saya sebut akhirat, hanyalah bentuk dari bergantinya keadaan saja. Adapun sesungguhnya mati itu juga kiamat. Kiamat itu perkumpulan, mati itu roh, jadi semua roh itu kalau sudah menjadi satu hanya tinggal kesempurnaannya saja.

092. Moksanya roh saya sebut mati, karena dari roh itu terwujud keberadaan Dzat semua, letaknya kesempurnaan roh itu adalah musnahnya Dzat. Akan tetapi bagi penerapan ma’rifat hanya yang waspada dan tepat yang bisa menerapkan aturannya. Disamping semua itu, sesungguhnya semuanya juga hanya akan kembali kepada asalnya masing-masing.

093. Ketahuilah, bahwa surga dan neraka itu dua wujud, terjadinya dari keadaan, wujud makhluk itu dari kejadian. Surga dan neraka sekarang sudah tampak, terbentuk oleh kejadian yang nyata.

094. Saya berikan kiasan sebagai tanda bukti adanya surga, sekarang ini sama sekali berdasarkan wujud dan kejadian di dunia. Surga yang luhur itu terletak dalam perasaan hati yang senang. Tidak kurang orang duduk dalam kenderaan yang bagus merasa sedih bahkan menangis tersedu-sedu, sedang seorang pedagang keliling berjalan kaki sambil memikul barang dagangannya menyanyi sepanjang jalan. Ia menyanyikan berbagai macam lagu dengan suara yang terdengar mengalun merdu, sekalipun ia memikul, menggendong, menjinjing atau menyunggi barang dagangannya pergi ke Semarang. Ia itu menemukan surganya, karena merasa senang dan bahagia. Ia tidur di rumah penginapan umum, berbantal kayu sebagai kalang kepala, dikerumuni serangga penghisap darah, tetapi ia dapat tidur nyenyak.

095. Orang di surga segala macam barang serba ada, kalau ingin bepergian serba enak, karena kereta bendi tersedia untuk mondar-mandir kemana saja. Tetapi apabila nerakanya datang, menangislah ia bersama istri atau suaminya dan anak-anaknya.

096. Manusia yang sejati itu ialah yang mempunyai hak dan kekuasaan Tuhan yang Maha Kuasa, serta mandiri diri pribadi. Sebagai hamba ia menjadi sukma, sedang Hyang Sukma menjadi nyawa. Hilangnya nyawa bersatu padu dengan hampa dan kehampaan ini meliputi alam semesta.

097. Adanya Allah karena dzikir, sebab dengan berdzikir orang menjadi tidak tahu akan adanya Dzat dan sifat-sifatnya. Nama untuk menyebut Hyang Manon, yaitu Yang Maha Tahu, menyatukan diri hingga lenyap dan terasa dalam pribadi. Ya dia ya saya. Maka dalam hati timbul gagagasan, bahwa ia yang berdzikir menjadi Dzat yang mulia. Dalam alam kelanggengan yang masih di dunia ini, dimanapun sama saja, hanya manusia yang ada. Allah yang dirasakan adanya waktu orang berdzikir, tidak ada, jadi gagasan yang palsu, sebab pada hakikatnya adanya Allah yang demikian itu hanya karena nama saja.

098. Manusia yang melebihi sesamanya, memiliki dua puluh sifat, sehingga dalam hal ini antara agama Hindu-Budha Jawa dan Islam sudah campur. Di samping itu roh dan nama sudah bersatu. Jadi tiada kesukaran lagi mengerti akan hal ini dan semua sangat mudah dipahami.

099. Manusia hidup dalam alam dunia ini hanya menghadapi dua masalah yang saling berpasangan, yaitu baik buruk berpasangan dengan kamu, hidup berjodoh dengan mati, Tuhan berhadapan dengan hambanya.

100. Orang hidup tiada merasakan ajal, orang berbuat baik tiada merasakan berbuat buruk dan jiwa luhur tiada bertempat tinggal. Demikianlah pengetahuan yang bijaksana, yang meliputi cakrawala kehidupan, yang tiada berusaha mencari kemuliaan kematian, hidup terserah kehendak masing-masing.

101. Keadaan hidup itu berupa bumi, angkasa, samudra dan gunung seisinya, semua yang tumbuh di dunia, udara dan angin yang tersebar di mana-mana, matahari dan bulan menyusup di langit dan keberadaan manusia sebagai yang terutama.

102. Allah bukan jauhar manik, yaitu ratna mutu manikam, bukan jenazah dan rahasia yang ghaib....Syahadat itu kepalsuan.

103. akhirat di dunia ini tempatnya. Hidup dan matipun hanya didunia ini.

104. Bayi itu berasal dari desakan. Setelah menjadi tua menuruti kawan. Karena terbiasa waktu kanak-kanak berkumpul dengan anak, setelah tua berkumpul dengan orang tua. Berbincang-bincanglah mereka tentang nama sunyi hampa, saling bohong membohongi, meskipun sifat-sifat dan wujud mereka tidak diketahui.

105. Takdir itu tiada kenal mundur, sebab semuanya itu ada dalam kekuasaan Yang Murba Wasesa yang menguasai segala kejadian.

106. Orang mati tidak akan merasakan sakit, yang merasakan sakit itu hidup yang masih mandiri dalam raga. Apabila jiwa saya telah melakukan tugasnya, maka dia akan kembali ke alam aning anung, alam yang tentram bahagia, aman damai dan abadi. Oleh karena itu saya tidak takut akan bahaya apapun.

107. Menurut pendapat saya. Yang disebut ilmu itu ialah segala sesuatu yang tidak kelihatan oleh mata.

108. Mana ada Hyang Maha Suci? Baik di dunia maupun di akhirat sunyi. Yang ada saya pribadi. Sesungguhnya besok saya hidup seorang diri tanpa kawan yang menemani. Disitulah Dzatullah mesra bersatu menjadi saya.

109. Karena saya di dunia ini mati, luar dalam saya sekarang ini, yang di dalam hidupku besok, yang di luar kematianku sekarang.

110. Orang yang ingin pulang ke alam kehidupan tidak sukar, lebih-lebih bagi murid Siti Jenar, sebab ia sudah paham dengan menguasai sebelumnya. Di sini dia tahu rasanya di sana, di sana dia tahu rasanya di sini.

111. Tiada bimbang akan manunggalnya sukma, sukma dalam keheningan, tersimpan di hati sanubari, terbukalah tirai, tak lain antara sadar dan tidur, ibarat kaluar dari mimpi, menyusupi rasa jati.

112. Manusia tidak boleh memiliki daya atau keinginan yang buruk dan jelek.

113. Manusia tidak boleh berbohong.

114. Manusia tidak boleh mengeluarkan suara yang jorok, buruk, saru, tidak enak didengar, dan menyakiti orang lain.

115. Manusia tidak boleh memakan daging (hewan darat, udara ataupun air).

116. Manusia tidak boleh memakan nasi kecuali yang terbuat dari bahan jagung.

117. Manusia tidak boleh mengkhianati terhadap sesama manusia.

118. manusia tidak boleh meminum air yang tidak mengalir.

119. Manusia tidak boleh membuat dengki dan iri hari.

120. Manusia tidak boleh membuat fitnah.

121. Manusia tidak boleh membunuh seluruh isi jagad.

122. manusia tidak boleh memakan ikan atau daging dari hewan yang rusuh, tidak patut, tidak bersisik, atau tidak berbulu.

123. Bila jiwa badan lenyap, orang menemukan kehidupan dalam sukma yang sungguh nyata dan tanpa bandingan. Ia dapat diumpamakan dengan isinya buah kamumu. Pramana menampilkannya manunggal dengan asalnya dan dilahirkan olehnya.

124. tetapi yang kau lihat, yang nampaknya sebagai sebuah boneka penuh mutiara bercahaya indah, yang memancarkan sinar-sinar bernyala-nyala, itu dinamakan pramana. Pramana itu kehidupan badan. Ia manunggal dengan badan, tetapi tidak ambail bagian dalam suka dan dukanya. Ia berada di dalam badan.

125. Tanpa turut tidur dan makan tanpa menderita kesakitan atau kelaparan. Bila ia terpisah dari badan, maka badan ikut tertinggal tanpa daya, lemah. Pramana itulah yang mampu mengemban rasa, karena ia dihidupi oleh sukma. Kepadanya diberi anugrah mengemban kehidupan yang dipandang sebagai rahasia rasa nya Dzat.

126. Penggosokan terjadi karena digerakkan oleh angin. Dari kayu yang menjadi panas muncullah asap, kemudian api. Api maupun asap keluar dari kayu. Perhatikanlah saat permulaan segala sesuatu, segala yang dapat diraba dengan panca indera, keluar dari yang tidak kelihatan tersembunyi…..

127. Ada orang yang menyepi dipantai. Mereka melakukan konsentrasi di tepi laut. Buka dua hal yang mereka pikirkan. Hanya Pencipta semesta alam yang menjadai pusat perhatiannya. Karena kecewa belum dapat berjumpa dengan-Nya, maka mereka lupa makan dan tidur.

128. Badan jasmani disebut cermin lahir, karena merupakan cermin jauh dari apa yang dicari dalam mencerminkan wajah dia yang ber-paes. Cermin batin jauh lebih dekat.

129. Siang malam terus menerus mereka lakukan shalat. Dengan tiada hentinya terdengarlah pujian dan dzikir mereka. Dan kadang mereka mencari tempat lain dan melakukan konsentrasi di kesunyian hutan. Luar biasalah usaha mereka, hanya Penciptalah yang menjadi pusat pandangannya.

130. Badan cacat kita cela, keutamaan kerendahan hati kita puji, tetapi keadaan kita ialah digerakkan dan didorong olek sukma. Tetapi sukma tidak tampak, yang nampak hanya adan.

131. Cermin batin itu bukanlah cermin yang dipakai orang-orang biasa. Cermin ini sangat istemewa, karena mendekati kenyataan. Bila kau mengetahui badan yang sejati itulah yang dinamakan kematian terpilih.

132. Bila engkau melihat badanmu, Aku turut dilihat … Bila kau tidak memandang dirimu begitu, kau sungguh tersesat.

133. Sukma tidak jauh dari pribadi. Ia tinggal di tempat itu jua. Ia jauh kalau dipandang jauh, tetapi dekat kalau dianggap dekat. Ia tidak kelihatan, karena antara Dia dan manusia terdapat kekuadaan-Nya yang meresapi segala-galanya.

134. Hyang Sukma Purba menyembunyikan Diri terhadap peglihatan, sehingga ia lenyap sama sekali dan tak dapat dilihat. Kontemplasi terhadap Dia yang benar lenyap dan berhenti. Jalan untuk menemukan-Nya dilacak kembali dari puncak gunung.

135. Tetapi Hyang Sukma sendiri tidak dapat dilihat. Cepat orang turun dari gunung dan dengan seksama orang melihat ke kiri ke kanan. Namun Dia tidak ditemukan, hati orang itu berlalu penuh duka cita dan kerinduan.

136. Hendaklah waspada terhadap penghayatan roroning atunggil agar tiada ragu terhadap bersatunya sukma, penghayatan ini terbuka di dalam penyepian, tersimpan di dalam kalbu. Adapun proses terungkapnya tabir penutup alam gaib, laksana terlintasnya dlam kantuk bagi orang yang sedang mengantuk. Penghayatan gaib itu datang laksana lintasan mimpi. Sesungguhnya orang yang telah menghayati semacam itu berarti telah menerima anugrah Tuhan. Kembali ke alam sunyi. Tiada menghiraukan kesenangan duniawi. Yang Maha Kuasa telah mencakup pada dirinya. Dia telah kembali ke asal mulanya…..

137. Mati raga orang-orang ulama yang mengundurkan diri di dalam kesunyian hutan ialah hanya memperhatikan yang satu itu tanpa membiarkan pandangan mereka menyinpang. Mereka tidak menghiraukan kesukaran tempat tinggal mereka hanya Dialah yang melindungi badan hidup mereka yang diperlihatkan. Tak ada sesuatu yang lain yang mereka pandang, hanya Sang Penciptalah yang mereka perhatikan.

138. Yang menciptakan mengemudi dunia adalah tanpa rupa atau suara. Kalbu manusia yang dipandang sebagai wisma-Nya. Carilah Dia dengan sungguh-sungguh, jangan sampai pandanganmu terbelah menjadi dua. Peliharalah baik-baik iman kepercayaanmu dan tolaklah hawa nafsumu.

139. Bila kau masih menyembah dan memuji Tuhan dengan cara biasa, kau baru memiliki pengetahuan yang kurang sempurna. Jangan terseyum seolah-olah kau sudah mengerti, bila kau belum mengetahui ilmu sejati. Itu semua hanya berupa tutur kata. Adapun kebenaran sejati ialah meninggalkan sembah dan pujian yang diungkapkan dengan kata-kata.

140. Sembah dan puji sempurna ialah tidak memandang lagi adanya Tuhan, serta mengenai adanya sendiri tidak lagi dipandang. Papan tulis dan tulisan sudah lebur, kualitas tak ada lagi. Adamu tak dapat diubah. Lalu apa yang masih mau dipandang. Tidak ada lagi sesuatu. Maklumilah.

sumber - shahibul katib, wikepedia dan lain-lain




home delivery cake, area sg buluh, pj, puchong, shah alam http://caveidea.blogspot.com
 sumbangan akan diberikan pada pejuang islam di syria dan palestine

115 comments:

Abu said...

Salam...
Apa motif saudara postkan ajaran syeh siti jenar ni?
saudara bersetuju ke dengan ajarannya?

Anonymous said...

Saya pun tertanya perkara yang sama. Tuan Admin setuju dgn ajaran inikah? Ini mungkin kali pertama tuan berbuat demikian.

Pengikut Nabi Muhamad said...

sekadar ilmiah

Tertido said...

menyesatkan:)

Anonymous said...

setuju....lawan dengan wali songo

Siti Najwa said...

risau kalau2 ada yg terikut ajaran ni plak.... pertama kali saya terdengar nama dan ajaran sebegini

Anonymous said...

ahak ahak ahak.... bila aku baca, aku rasa byk ilmu ni diamalkan oleh masyrakat2 melayu dahulu kala dan masih lagi wujud sehingga hari ini.... cuma nama nya berbeza..... tapi cara yang sama...... matlamat utk mendapat KEAKUAN.... mengenal diri mengenal tuhan......

Afzal Nazrin said...

tertido:siapa yg sesat??

Amry2beMuallij said...

taufik dan hidahay itu milik ALLAH semata..seorang hamba yang hina tidaklah selayaknya menghukum hamba yang lain...Ilmu Allah itu luas tidak berpinggir..

Jack Ray said...

Hanya orang orang yang bathin spiritualnya tingat tinggi atau mereka mereka yang matang spiritual saja yang bisa memahami ajaran Syiekh Siti Jenar. Ilmu ALLAH sangat sangat luas tiada batas... jauh melampui ego kita yang sangat sempit.

Anonymous said...

doktrin ketuhanan yg hebat!
ana al haqq..

Anonymous said...

hg tak baca sampai abih pun,pembohong saja lebih.
kalau jahil murakab tu tak payah la nak komen.pi baca bab wahbi hg nuhh!!
dejey punya manusia!!

Anonymous said...

73 jalan = 7+3=10 = 1 jalan. Berbagai jalan yg kita lalui kearah yg 1. mengapa mau digaduhkan ilmu yg setitik, masih ada seLaut ilmu ALLAH yg belum terungkai malah Rahsia. Sudah tau ,diam itu lebih baik jika ia rahsia buat kamu seorang. Yg perlu diberi tahu itulah hak mereka yg mendengar dan faham. Jika kamu x faham , itu haram bg kamu. Jika faham bg kamu maka ia halal bgmu. Carilah titik pertemuan yg satu itu, kita masih dlm perjalanan dan kitaran.

Anonymous said...

Bahaya dengan ilmu tasawuf jalan para wali yang banyak tersasar atau sesat seperti Siti Jenar. Mereka memegang konsep Wahdatul wujud. Alangkah sesatnya jika mengaku "Aku adalah Tuhan dan Tuhan adalah Aku". Begitu juga dengan konsep Nur Muhammad. Amat mustahil Allah sebahagian dan Nabi Muhammad sebahagian. Ini adalah ajaran yang sesat lagi menyesatkan. Selain itu, ramai pengamal tarikat kesufian di Malaysia, Indonesia, Singapura dan Brunai memegang Konsep Rabhitah (menggambarkan wajah guru apabila melakukan sesuatu ibadah). Ketiga-tiga amalan di atas adalah sesat lagi menyesatkan.

Marilah kita memegang tasawuf jalan nabi-nabi untuk mencapai Makrifatullah. Yang amat mudah difahami dan senang untuk diamalkan seperti telah berlaku zaman nabi dan para sahabat. Semuanya merujuk 100 peratus kepada Al-Quran dan Sunnah Nabi.

drp Jasri Bin abdullah

Anonymous said...

Salam...ana pernah bertanya pada hamba Allah sorang ni...yang kalu ditanya pasal isu mengaku tuhan ni...dia pon komen..."Aku adalah Tuhan? atau Aku adalah bayang2 Tuhan? ni titik point ramai yang kecundang...bila dah terjumpa dgn diri sebenar...harus la di "tapis" terlebih dahulu..kot kot yng mewujudkan "diri" tu jin ke....takat suroh dia baca password dah tak boleh da ..laa ni jin dah pandai simulate baca "password" yang ada *****...so nak tanak kene tapis...camna? balun dulu yg kat depan kamu tu..hehe..ikut la nak balun ngan apa kaedah pon..yg pasti kalu jin terkena pasti hancur...kalu ternyata dialah diri sebanar itu...pasti akan tersenyum atau...keluar perkataan seperti "Sudahlah..cukuplah...aku ini adalah aku.."..dasat sungguh...penipuan dr alam ghaib ni laa ni..kalu betol terjumpa DIRI SEBENAR...lepas tapis..cuba tanya..dia tu Tuhan ke?? pasti DIRI SEBENAR tu akan kata tak"...pastu ana tanya lagi, apa password tu? "Kenala menuntut..."....hmmm

iskandar rdland said...

hanya dajjal sahaja yang mengaku tuhan tp pembohong..... dalam al Quran yang menyatakan allah sebagai tuhan. apasal pulak dia mengaku allah. makhluk berjisim dan boleh dilihat.itu tuhan ke?? astaghfirullah...

iskandar rdland said...

aku tak pernah dengar nama allah begitu dari pada ulama... dalam al quran pun tiada... dalam hadis pun tiada. jangan percaya jika tidak rujuk ulama...

iskandar rdland said...
This comment has been removed by the author.
iskandar rdland said...

kalau penulis nia tak delete laman nie lepas nie jangan la percaya dia punya blog. memang ada yang betul tp yang sesat nak letak mana???. lain la penulis nia kata ajaran di atas sesat... jadi korang jangan duk percaya perkara yang tak betul... rujuk al quran dan sunnah nabi. semua dalil allah dalam al quran.siapa tu tu tuhan sebenar?? klu korang tak percaya al quran dan sunnah dah kira sesat dan murtad. wanauzubillah.

Anonymous said...

Lakum Diinukum wa Liya Diin
Kebenaran hanya milik allah...
mulailah beribadah dengan iklhas tanpa mengharapkan apa2.. surga ato neraka bukan urusan kita... layaknya seperti kita bernafas..
hanya kepada allah kita akan kembali.

raja andika said...

pernahkah kawan2 dengar atau tau rukun agama, rukuk agama itu
pertama=syari'at
kedua=tariqat
ketiga=hakikat
keempat makrifat.
nah ajaran syech siti jenar itu adalah ajaran hakikat...bukan ajaran syariat.
ajaran hakikat itu sifatnya rahasia...tidak untuk dipublikasikan secara langsung ke umum....karena sangat berbahaya bagi akidah....makanya walisongo menghukumnya itu karena ajarannya terlalu dalam tidak melalui jalan syariat dulu....melainkan secara langsung kpd umum.
syariat digambarkan sebuah daratan.....
tareqat digambarkan sebuah perahu.....
hakikat digambarkan launtan.....
dan makrifat digambarkan mutiara yg ada di dalam lautan....
mungkinkah kita percaya seandainya didalam lautan itu ada mutiara seandainya kita sendiri tidak mengetahuinya...dan belum prnh melihat mutiara itu sendiri .
sebelum kita percaya kebenarannya maka dari daratan kita membuat perahu bagus...itu namanya syariat.
saat perahu itu berlayar dilautan itu namanya tareqat...
dan saat kita menyelami dalam lautan itu namanya hakikat,
dan saat kita menemukan mutiara itu di dalam lautan maka itu namanya makrifat...
nah baru kita bisa meyakininya bukan sekedar percaya tanpa bukti melainkan percaya dan meyakini dgn kesaksian sendiri.
kawan2 ini hanya gambaran saja agar jgn mudah mengucap itu sesat atau tidak bila belum sampai ilmu pengetahuannya lahir bathin.

raja andika said...

kenapa harus adanya syariat dulu karena supaya lebih mudah dipahami....seperti kita ingin ke luar angkasa......
aku adalah allah dan allah adalah aku ..maksudnya adalah allah yg di ucapkan siti jenar bukanlah bersifat dzat melainkan asma,,,,,jd asma allah itu adalah aku .....(makhluk ciptaannya).bukti kekuasaannya. jd kita sebagai pembaca harus benar2 bisa memahami dan memaknainya dngn benar.
makanya ajaran hakikat bila langsung secara umum di sebarkan maka akan berbahaya.akan salah menafsirkan setiap maknanya.

Setyo Widodo said...

Tidak perlu diperdebatkan tulisan diatas, belum tentu AJARAN SYEH SITI JENAR persis seperti diatas. Dengan tulisan tersebut diatas, kita segera tahu bahwa ternyata Alquran dapat ditafsirkan bermacam macam menjadi suatu paham. Oleh karena itu dengan adanya tulisan tersebut, justru akan dapat meningkatkan iman dan taqwa kita pada ALLAH SWT. Amin.

satriopanulis said...

Benar dan Setuju koment raja andika.....
Hakikat adalah MENYELAMi DALAMNYA LAUTAN yang MAHA LUAS....GELAP GULITA......BANYAK PENYESAT YANG AKAN DIJUMPAI......Tidak sedikit yang sudah DISESATKAN dalam PENYELAMAN HAKIKAT ini......

Untuk itu DIBUTUHKAN PENYELAMAT yang menjadi JALAN, TERANG dan MENEMUKAN "HIDUP SEJATI" yaitu ALLAH SWT yang disebut juga MAKRIFATULLAH. Siapa dan Apa PENYELAMAT dalam Lautan Hakikat tersebut ? DIALAH AL MASIH ISA IBNU MARYAM RASULULLAH......

19:36, MARYAM
SESUNGGUHNYA ALLAH ADALAH TUHANKU DAN TUHANMU , MAKA SEMBAHLAH DIA OLEH KAMU SEKALIAN . INI ADALAH JALAN YANG LURUS .

43:64, Az-Zukhruf
SESUNGGUHNYA ALLAH DIALAH TUHAN KAMU , MAKA SEMBAHLAH DIA , INI ADALAH JALAN YANG LURUS .

90:10, Al-Balad
DAN KAMI TELAH MENUNJUKKAN KEPADANYA DUA JALAN ,

Apakah dua jalan tersebut ?
Yaitu Syariat Muhammad Rasulullah dan Hakikat Al Masih Isa Ibnu Maryam Rasulullah

Wa'allahu bi showab

Anonymous said...

Lupalah dulu,ada saidina(saya lupa)kata Islam ada dua ilmu.Ilmu Islam pertama orang Islam biasa terima,yang kedua pulak sangat rahsia dan kalau rakyat tahu dia akan dibenci,dikatakan sesat atau dibunuh...

Ibnu ahmad said...

sesungguhnya haluan agama yg dipegang oleh SSJ ni sudah terpesong dan sesat dengan pegangan ASWJ(Ahlul Sunnah Wal Jamaah)..

Anonymous said...

very good

Siroth said...

jangan kita mudah menghakimi sesorang itu sesat... ajaran ini sudah lama terpahat dengan orang melayu kita dan terbukti ajaran sedalam inilah yang akan menemukan kita dengan sang pencipta...iaitu ALLAH.

Bukan (hanya) kita jumpa Allah bila hari kiamat nanti, sedangkan Allah selalu saja bersama kita (baik dalam keadaan apa pun). Rujuk albaqarah: 186. Hanya kita sahaja yang tidak bersama dengan al-Rahman.

Kalau kita ini benar mahu mengikut sunah Rasul, sewajarnya kita mesti bertemu ALLAH dalam keadaan nyata seperti muhammad ketika meniti sidratul muntaha, musa sewaktu berada di lembah Thuwa, dan ibrahim. Inilah sunnah yang sebenar yaitu mengenali hakikat penciptaan kita dimuka bumi allah selaku KHALIFAH FIL ARDH.

Harap sedara2 sekalian jangan mudah menganggap sesuatu itu tidak bagus atau sesat. Hubungan kita dengan AL-KHALIQ itu unik secara individu. SIROTUL MUSTAQIM itu adalah subjektif. Kenalilah diri anda sehabis mungkin, maka kalian akan mengenali Allah dan baru kalian mengerti WAHDATUH SYUHUD. Kesaksian ESA nya Allah

Den Bagus said...

Maaf agan agan semua ….
Mari kita kembali ke islam kita dengan membaca Syahadat
Asyhadu_Alla ilaha illallah wa_Asyhaduanna MuhammadarRasulullah
Dan juga dalam hati kita membaca
Aku bersaksi bahwa Tidak ada Tuhan yang patut kita sembah KECUALI ALLAH
Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adah utusan ALLAH
Selanjutnya mari kita lakukan solat secara jasmani dan rohani ( jangan jasmani saja, jangan rohani saja)

faisol said...

cuman buat nambah wawasan dan menambah ilmu, tankhs admin, yg terpentin pendirian kita aja nanggepinnya gmn

Muhammad Ilham said...

umm maaf saya hanya pembaca biasa. tapi saya setuju bahwa ajaran beliau ini harus dicerna secara benar, nggak bisa diambil mentah-mentah dengan logika. sehingga mau ajaran siapapun nggak masalah yang penting bisa diambil secara maksimal apa yang baik, jalankan yang baik sesuai yang diyakini masing-masing. terimakasih informasinya, insanberdakwah.

Anonymous said...

assalamualaikum,

saudara saudari sekalian,

ilmu agama yang wajib dipelajari ada 4, iaitu:
1) syariat
2) tarekat
3) hakikat
4) makrifat

keempat2 ilmu ini wajib dipelajari, bukan pulak belajar syariat saje atau makrifat saje.

contohnya, solat itu perlu ada zahir dan roh nya, solat yang zahir itu spt yang dinyatakan oleh syariat mengikut 13 syarat sah solat dan dikerjakan 5 kali sehari, manakala solat roh itu bergantung dgn tahap pencapaian kerohanian seseorang dlm mengabdikan diri kepada ALLAH, solat roh ini berlangsung setiap saat didalam dan diluar waktu solat.

orang mukmin solat nya dengan sebutan dan makna dan orang arifbillah solatnya tanpa sebutan dan makna.

jadi macam mana solatnya tu ye?? tahap tertinggi itulah solat org arifbillah,
perlu nya ilmu makrifatullah baru sempurna solat seseorang.

berbalik dgn ajaran siti jenar ni, maksud beliau 'Aku adalah ALLAH' itu terlalu tinggi rahsia tersiratnya yang tidak tercapai dek akal ni,
perlu ada pandangan basyirah yang tinggi/ pandangan makrifat yang halus, perkataan 'Aku' itu diletakkan kepada ALLAH bukan kpd diri Siti jenar,

beginilah islam itu ada zahir dan batinnya, apa yang dikatakan oleh siti jenar itu tidak salah, hanya yang tahu saja yang mengetahui, ilmu makrifat itu tidak boleh dituntut kerana ianya hanya anugerah ALLAH, ilmu makrifat itu adalah ilmu rasa, ALLAH membuka rahsianya dgn bahasa roh, bahasa roh adalah bahasa rasa,

para ulamak dan ustaz2 spt ustz don, kazim elias dan yang lain2 itu ada yang mengetahui ilmu ini, tetapi ilmu ini bukan untuk dibuka secara umum, ianya hanya dibuka kepada orang tertentu shj yang ALLAH izinkan, ada sahabat nabi mengatakan, sesungghnya ada 2 ilmu yang diturunkan oleh rasulullah, yang 1 ini boleh disebar terbuka ttp yang 1 ini lagi tidak boleh disebar terbuka, ianya akan menimbulkan fitnah dan berkemungkinan akan dibunuh.

oleh itu jgn mudah menuduh ajaran ini sesat, sebaliknya bertanya lah kpd ALLAH di dalam hati apa benar ilmu ini, semoga ALLAH sudi memberikan jawabannya.

Komeng said...

no komen, tak brani komen. Syariat aku pun tak lengkap lagi..

Komeng said...

Nak tau maklumat tambahan mengenai SSiti Jenar yg aku rasa mantap mutunya silalah ke blog sahabat hamba iaitu http://kubranewszamany.blogspot.com

Anonymous said...

ya saya setuju dengan pendapat bro jack,,,
kalau kita cerna ajaran ilmu syeh siti jenar, seakan tidak masuk akal... kenapa? karena ilmu (pemahaman) yang kita dapat jelas masih jauh dibawah makna yang ingin syeh siti jenar sampaikan.
Ilmu Allah itu Luas, gali lah selagi kita bisa. bukan kita di tantang untuk menembus langit di dalam ayat Alqur'an.

Anonymous said...

Assalamualaikum,

Semua yang di Upload ini adalah benar, untuk memahami dan mencernah ajaran ini tidaklah muda karena masih banyak yang harus di jabarkan dan tahapan-tahapannya.
Juga ajaran ini bukan untuk dipublikasikan Mohon perbaikan atau jika bisa delet saja posting ini. demi Kemaslahatan Umat.

Anonymous said...

Untuk menuju Allah... manusia perlukan kenderaan, jasad adalah kenderaan, jiwa adalah penungangnya.. bukankah apabila sampai ketika, penungang akan turun dari tungangannya. Kenderaan akan rosak dan binasa... jiwa akan kembali ke asal.. dari tanah jasad datang, ketanah ia akan kembali. Dari Allah jiwa datang, ke hadrat Allah jua ia akan kembali...

Razak Kamis said...

meditation bro meditation is the key.. buat kerja nanti ada gaji itu syariat.. hal makrifat hal ihklas bro.. make simple but is far from reality.. medutation and yr breath is the main key

Razak Kamis said...

salam Anonymous tolong ke email saya. ihdinaarazak@gmail.com ada perlu usul dlm ilmu Allah.. yg benar saya razak

Anonymous said...

Dari tiada terpercik menjadi ada.. dari titik, menjadi garisan, kemudian menjadi bulatan, lalu bertaut di titik asal... sebelum hilang dari pandangan.. zahir musnah, batin tetap kekal abadi

echo_al fatih said...

jangan mengatakan tidak kalau belum tingkatannya...semua itu kan ajaran yg membentuk sebuah ideologi,dmn kita dituntut untuk berfikir,salahkah ajaran tu?yg tau ya diri kita sendiri...tu kn hak2 mereka mau percaya/tidak,,,referensi BACA KITAB SYAHRIL HIKAM(KITAB KUNING)...kita semua akan tau benarkah ajaran syekh siti jenar itu...orang membuat oponi kn pasti ada dasarnya..apalagi kita membahas soal agama,yg menyangkut kepercayaan setiap manusia...

Anonymous said...

Pandangan dan keahlian seorang insinyur mau diterapkan di bidang lain (mis: bidang Ilmu jiwa)tidak nyambung. Saya lihat penyampaiannya ajaran itu enggak sempurna, membuat keraguan. Padahal menurut pengikutnya mantap, mewakili seluruh keraguan tentang agama. Dari nama bisa dijelaskan sbb: 1. Syech = pemuka agama 2. Siti = nama atau identitas wanita 3. jenar = cacing (bahasa kawi kuno) 4. lemah = tanah 5 Abang = merah. Dengan arti itu bisa sebagai kata kunci bagi yang penasaran terhadap ajaran tersebut. Kebiasaan ajaran itu, semua informasinya tidak boleh ditulis dengan maksud tidak di-publikasi-kan sebagai bahan bacaan biasa. Itulah yang saya tahu, semoga bermanfaat.

Anonymous said...

salam utk semua,dan salam utk tuan punya blog,x da pe yg nk di katakan,cuma jauhari yg mengenal manikam,hanya yg dah merasa manisnya gula,akan tahu mcm mn manisnya gula tu..tp bila diterangkan pd umum,x mungkin umum akan boleh merasa sama seperti apa yg kita rasa,begitu jugak ngan artikel diatas...sgt menarik,da lama saya mencari2nya,klau dulu saya kenal,tapi xjumpa,baru skrg ni dipertemukan,jalan utk pulang ada berbagai cabang dan pintu,tp semuanya tetap menuju kepada yg satu,maka kita pilihlah jln mn yg kita nk..awaludin makrifatullah...akhir kata,saya budak baru belajar klau salah tolong tunjukkan...salam.

Qorik Pensil said...

saudaraq yg tinggal di barat sungai ada pernah bilang..kurang lebihx sbb "setiap mahluk(tak terkecuali manusia) yg lahir selalu membawa kecenderungan terhadap satu/ beberapa hal untuk bisa menjalani takdirx kelak di dunia.. _& sebodoh2x mahluk adalah dia yg berjalan mengikuti kecenderungan/ keyakinan org lain;
jg aq ingat dia bilang.." untuk mengungkap takdir kt sebenarnya mudah saja.. ikuti setiap apa2 yg membuat jiwamu bersemangat & bukannya yg membuatmu sedih..." kelak engkau bakalan tahu apakah engkau termasuk penghuni surga/ neraka seperti yg sudah tertulis di induk kitab yg nyata..budha gautama bilang "sebarkanlah Dharma..

Arif Nugroho said...

Bukannya saya setuju dengan ajaran Syekh Siti Jenar, namun Syekh Siti Jenar memakai bahasa yg terlalu 'halus'. Dan saking halusnya sampai-sampai muridnya sesat...

Anonymous said...

syekh siti jenar. baru aku jumpa.lama mencari

Anonymous said...

DOKTRIN WAHDATUL-WUJUD SYEIKH SITI JENAR... Persolannya adakah ajaran beliau itu sebenar2nya sesat? Ato ajaran beliau itu sengaja diputar-belit dan difitnahkan supaya nampak sesat? Kenapakah beliau dijatuhi hukuman pancong sampei mati..?? Maka kontraversi dan permusuhan antara Syeikh Siti Jenar dgn Maulana Maghribi (sebagei Ketua Dewan Wali Songo / Wali 9 Jawa) telah berputek semenjak dari zaman leluhur mereka itu lagi. Siapakah leluhur2 kedua mereka itu..?? Ngak ketahuan, sehingga bangkit "Sang Juru Penyelamat" itu telah mengkhabarkan.. Antara dua golongan itu, siapakah yg "Sebener2 Wali" dan dan siapakah pula "Wali Setan"..?? Jawabannya... Wallahu'alam....

Heri Ketek said...

Maka allah pun berkata " tiada sempurna mengenal zat KU dengan akal " penjelasan nya karna akal diciptakan itu adalah sebuah penyamaran ...karna tiada makhluk yg akan tau rencana NYA yg menjadi berbentuk dan ber wujud maka itu lah yg dinamakan hak allah kekuasaan allah takdir allah...dan sedangkan akal manusia itu hanya meliputi BENTUK bahasa manusianya rencana niat planning ..tp allah jua yg akan menjadikan bentuk dan berwujud hingga nyatalah pembuktian nya didepan mata kita manusia...maka dari itu sempurnakan lah akal mu agar kamu tidak terlena oleh kekecewaan yg akan mendatangkan kekafiran..karna kebenaran lah yg bisa disampaikan.baik buruk bagi pembaca hanya allah yg punya kuasa...dan allah pun berkata" janganlah engkau(manusia) terlalu sibuk dalam kesedihan melihat umat karna akan menyengsarakan ujud mu .kamu hanya mampu menyampaikan kebenaran atas seijin KU ...minta maaf sedalam2 nya bagi admin saya tidak meminta percaya atau tidak karna itu pribadi masing2 yg itu juga bukan kuasa saya...saya cuma menyampaikan ikhlas lah dalam membaca ..kalau ajaran ku salah biarlah aku jd orang kafir...saya hanya minta cukup dibaca aja jangan jd emosi atau perdebatan ...kalau aku salah paling tidak aku memberikan contoh pada kalian bahwa kalian melihat dan membaca tulisan orang kafir seperti saya...

Anonymous said...

nie pada ngomongin apa sich?sama-sama dangkal n belum memahami Islam secara kaffah dah pada comment n saling hina....nie cuma artikel untuk nambah wawasan.Wa maa a'maluna wa lakum a'malakum.Gitu aja kok repot.....

Anonymous said...

betul Kang, tidak salah kalau Nabi Muhammad pernah bersabda" Akan datang suatu zaman al-qur'an hanya tinggal tulisannya", padahal banyak yang sudah bisa baca Al-qur'an, manusia membaca Al-qur'an tidak jauh beda denga Koran, tanpa makna yang melekat dalam hati .... Bisa ngaji tapi tidak Meng-kaji ... yang ada hanya olah pikir saja, tanpa ada ruh-nya ...., coba renungkan dalam hadis "bahwa sholat itu bisa mencegah keji dan mungkan" .. kalau perbuatan sholat tanpa membekas di tingkah laku, berarti ruh sudah tidak ada ... Ibadah hasilnya hanya capek .. tanpa bisa terserap dalam jiwa sehingga tercermin dalam sifat, sikap dan santun, banyak orang mudah mengkafirkan orang lain, tetapi masih tidak bisa melihat terhadap kekafiran sendiri terhadap Allah...,seperti Kafir terhadap nikmat Allah, masih berkeluh kesah dalam hidup, tidak dapat pekerjaan sesuai dengan keinginan,masih berburuk sangka sama orang, padahal sudah banyak nikmat Allah yang sudah diberikan kepada kita, semangat broe ... dalam menggali dan menggali agar kita bisa memahami .. sebenarnya kita siapa di hadapan Allah ....

Anonymous said...

wow kereeennnnn

wawan banjari said...

setuju,,,,, lagi pula banyak cerita yang mengatakan syeh siti jenar itu sesat, tapi bila dilihat dari sisi lain dan bukan mengetahui hanya dari satu sumber saja, tidak mungkin bila para wali menghukum mati syeh siti jenar.

Anonymous said...

dashyat betul lah

Khairul Anuar said...

setuju..hanya yang sudah sampai saja yang dapat rasa..yang ada hanya Allah..Allah..Allah..

alung aremania said...

saya jga setuju
ajaran syech siti jenar itu memang sangat rahasia yang tw hanya seseorang yg ilmunya tinggi
ayah.q dan kakak.q mempelajari ajaran ini di tulis di sebuah buku kemudian saya pengen tw isi buku itu tpi gk boleh itu sangat rahasia kalau aq membukanya tanpa sepengetahuan ayah.q n kakak.q aq akan celaka soalnya yg tw hanya yg menjalankan ajaran ini memang ajaran ini bukan sembarangan

alung aremania said...

benar sekali
mangkanya ajaran hakikat slalu di rahasiakan karena di takutkan oknum yg ilmunya cetek salah menafsirkan

alung aremania said...

kalau sesat dalam ceritanya syech siti jenar kematiannya kok sangat harum

kalau tidak tw ceritanya gk usah coment
kalau gk percaya pelajari dulu syiir tanpo waton itu sangat banyak kata2 yg mengandung ajaran hakikat

jibriel said...

Kanjeng Syeihk Siti jenar adalah waliyulloh sejati, beliau mengajarkan ketauhitan, benar ajaran beliau, manunggaling kawulo Gusti, saya pun belajar dari ajaran beliau, terutama bab 20 sifat Allah. Beliau adalah wali ditanah jawa yang telah memahami betul ketauhitan, beliau ahli ma'rifat, sangat betul ajaran beliau bila kita lihat dari sebuah hadist, kenalilah Tuhanmu sebelum engkau mengenali agamamu. Jangan saling menyalahkan sesama muslim. Kecuali untuk para WAHABI lakanatulloh wajib diperangi,halal darah mereka.

jibriel said...

Ajaran beliau sangat benar namun karna pada masa itu ditanah jawa islam itu masih baru maka wali songo takut kalau2 ajaran beliau itu akan disalah pahami oleh masyarakat, apa yang selama ini dipublishkan tentang beliau sangat salah kalo menyebut beliau sesat. Dan bodohnya anda2 yang menghinanya adalah ilmu anda masih dangkal dan sudah berani menuduh orang sesat, hati2 terhadap perkataan anda yang akan menyesatkan diri anda sendiri. Makanya jangan cuma belajar syareat, akan menyesal kalian Dikemudian hari, bagaimana kalian akan bersyahadat dengan benar jika kalian saja tidak mengenal Gusti Allah, bukan secara lisan. Belajarlah dari huruf alif.

Anonymous said...

Terhimpun huruf Alif dalam kalimah
..."BISMILLAHIRRAHMANNIRROHIM"...

Anonymous said...

Assalamu alaykum

Anonymous said...

Saya adalah kawulo gusti

Anonymous said...

Saya hanya peminat gusti WWF..

Ana Hayati said...

Syeh siti jenar membuka hijab Allah..itulah kenapa beliau dilenyapkan oleh para wali dan Ajarannya dianggap sesat.. Karna Kalau dibiarkan semua kembali ke titik nol...proses tidak dibutuhkan lagi..gk ada order.. Orang gak perlu lg belajar a ba tha sya ilmu ini atau itu semua udah selesai...gk ada sesuatu yg baru.. Semua sudah gugur.. Ya hanya orang2 tingkat pemahaman tinggi saja yg bs paham ajaran ini..

Haryadi fajri said...

Sudal lah gak usah saling menyalah kan,,,
kita ambil saja yang terbaik bagi kita,,,
itu semua hanyalah satu dari bermacam macam kekuasaa ALLAh...

Anonymous said...

Kenapa harus brdebat masalah ajaran dan ketuhanan...
Tujuan smua umat Muslim hanyalah 1,beribadah kedalam kebaikan...
Bagaimana Islam bs bersatu kalau saling menjelekkan......
Dgn perbedaan harusnya mencari solusi untuk persatuan...
Tidak ada yg sempurna selain Allah.......
So...Intropeksi diri sebelum menjatuhkan argumen orang lain,karena ilmu sangatlah luas.....

Anonymous said...

Rahayu,,
salam mas broo...

ini bukan ajaran sesat,,
coba buka kitab "DARMO GANDUL" klo anda orang JOWO pasti buyut/Mbah anada pasti tau...

lemahbang-sunan kali jogo jg menerapkan ini

jd jangan beranggapan ini benar/salah..

salam

indra sena said...

Untuk mencapai makririfat seorang manusia harus menjalani syariat->hakikat->tarekat->makrifat (manunggaling kawula gusti). serta satu yang lainnya saling melengkapi. kalau di syariat manunggaling kawula gusti bisa diartikan bagaimana manusia taat dan ridho serta ikhlas dirinya mengabdi dan menyelaraskan hidupnya berdasarkan perintahNYA (al qur'an)/ berlakunya AL QUR'AN sebagai UUD, sehingga setiap manusia akan mencapai kemerdekaannya.

Anonymous said...

BENERKAH SYEIKH SITI JENAR DIBUNUH KARENA TELAH MEMBUKA HIJAB ALLAH..??

Benerkah ajaran Syeikh Siti Jenar itu sesat menyesatkan..?? Sekarang ini lihatlah, ramei yg masing2 cobak membela dan membenarkan ajaran Syeikh Siti Jenar yg dituduh sesat, oleh Dewan Wali Songo dibawah pimpinan ketuanya iaitu Maulana Maghribi Malik Ibrahim tuh. Ajaran SSJ itu bener lagi telah bisa diterima faham, semenjak dari zamannya lagi hingga sekarang ini. Namun itu maseh tidak cukup bukti utk membela naseb SSJ yg menjadi mangsa korban fitnah...

Sejarah sebener Agama Islam telah lebeh awal masuk keJawa melalui Wali 7. Bermakna Ajaran Islam Sejati bawaan Wali 7 itu telah bertapak lebeh dulu, telah diterima pakai difahami oleh kebanyakan warga Jawa yg beragama Islam. Perlu diketahui Syeikh Siti Jenar itu adalah Nasabnya dari Wali 7 itu. Nama sebenernya Syed Jalaluddin Al-Hussein Jamalullail. Tuduhan sesat mengatakan ajaran SSJ tidak sesuai bagi Islam yg baru mula bertapak diJawa itu hanya palsu. Islam sudah lama bertapak diJawa dizaman Wali 7 itu. Oleh itu janganlah kita maseh terpengaruh lagi dgn alasan2 yg tidak berasas itu...

Beberapa ratusan tahun kemudian datang pula Ajaran Islam Baru yg dibawa masuk oleh Maulana Maghribi, hingga ujudnya Para Sunan Wali Songo / Wali 9 diTanah Jawa itu. Kesaktian Wali 9 ada yg maseh menumpang berkat Karamah Wali 7 itu. Itulah yg dibilang orang : Asalnya Lembu yg ampunya Susu, tetapi Sapi pula yg mendapat Nama. Maka yg dikenali termahsyur, kebangkitan Islam Nusantara dikembangkan didominasi oleh Wali Songo / Wali 9 Tanah Jawa itu...

Apakah sebener2 sebabnya SSJ terpaksa dibunuh? Terlalu panjang lagi tersirat sejarahnya. Setelah wafat SSJ maka sengaja dikuborkan sejarah dan ajaran Wali 7 itu. Berakhirnya zaman gemilang Wali 7, koq hampir bersamaan dgn berakhir dan hilangnya Kerajaan Pajajaran Prabu Siliwangi itu. Antara Wali 7 dgn Wali 9 itu, siapa yg bener siapa yg sesat..?? Jawabannya ngak tahu.. Namun Prabu Siliwangi sempat berpesan, cari dulu Bocah Angon Si-Pemuda Gembala itu, nanti kalian akan lebeh banyak tahu...

..... Wallahu'alam .....

ambia alexander said...

Ajaran ini ngalah ngalahin ajaran nabi muhammad SAW...nabi saja sangat takut pada Allah, sehingga hati hati benar menyampaikan ajaran Allah...kok ada ajaran tandingan yg mengatas namakan Islam..parah....agama Allah dimodifikasi sesuai hawa nafsunya...hatihati nanti dipermak oleh Allah di alam kubur..

Anonymous said...

Ya betul mas broow 4 yg hatus dipelajari yaitu
1•sareat
2•tarekot
3•hakikat
4•makrifat
5•mohabbatulloh
Dan dari 5 tersebut ada sareatnya.yaitu sareatus sareah atsu sareatnya sareat. Memang betul ajaran seh sitijenar ....cuma salahnya di tarbiayahnya seharusnya pengajaran seh sitijenar diberikan kepada para setingkat siswa yg mau mencapai tingkat profrsor bukan setingkat anak anak teka yasudah jelas mereka ngeyel menentang wong anak teka diajari pendidikan para profesor gak nyampek broow.......yg penting zohir saat berkumpul dengan kelas yg sesuai tingkatannya yaharus disesuaikan biar gak jadi pertentangan....ikuti jalan yg sesuai kemampuan dan koridor....jangan membahas hal yg gak sesuai dg kelasnya itu haya akan memecah belah yg penti berpedoman al quran&hadis yasudah berarti sama tujuannya cuma kita mau mencapai tujuan dg kendaraan apa pilih sendiri sesuai kelas yg ditentukan alloh..... al fakir .....al fakir......al fakir ........alloh ...alloh.....alloh.....segala yg ada hilankan rasa ' aku tidak pantas manusia mengatakan aku haya alloh yg pantas berkata aku ....aku pemilik semuanya dan aku pdmilik diriku srn diri....janan petnah mstasa srlain rasa gakir miskun dhoib.......

Anonymous said...

Broow jgan dibahas lg nanti malah gak karuan cukup lah diri sendiri dan klompok yg memahami ...ini bisa mengakibatkan pecah belahnya islam ajaran itu bukan untuk umum tp utk tingkatan khusuh gakmungkin anak tk bisa memahami palajaran profesor biarlah mereka menjalani sesuai kelas masing masing broow.

Anonymous said...

ilmu SANG PENCIPTA itu luas . . .
AGAMA di dunia ini terlalu banyak . . .
jumlah TUHAN yang didapat dari hasil googling, ada lebih dari seribu . . .
ketika tidak setuju, dalami saja keyakinan sendiri . . .
jangan cenderung menentang dan memaksakan . . .
sekedar sharing wajarlah . . .


Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ?
Yunus:99


Anonymous said...

Menarik bos cerita kamu, mohon kongsi lagi cerita mengenai wali 7. yg saya tahu Syeikh Siti Jenar ni dikatakan wali 10, difitnah berbuat zina oleh anak murid sendiri. dihukum bunuh. Banyak sakti ilmunya, mampu bertukar sifat. namun ramai yg mengata beliau sesat. Itu cerita org sedang mereka tak pernah menyiasat kebenarannya siapa beliau sebenarnya.

Anonymous said...

Setuju bro..

Anonymous said...

Ibarat ikan yang hidup dilaut, ada yg habitatnya di dasar, ada yg habitatnya di tengah, ada juga yg habitatnya di permukaan. Namun ada pula ikan yg sekali waktu mengangkasa.
Sekalinya ikan tsb mengangkasa, ikan tersebut merasa malu melihat kebesaranNya. "Ya Allah, aku merasa tiada berdaya dibanding dengan ke MAHA'an MU".. Dan jatuhlah kembali sang ikan ke dalam air dan berenang. Ikan yg habitatnya didasar akan melihat keluasanNya secara dasar.

2kalimah said...

Saya pun Setuju .. saya tengah belajar Perjalanan Sunnah Aljemaah, Mengenal Allah, orang kata Ilmu Tua, banyak Rahsia2 yang di tutup oleh Allah ..KENAPA ..kerana Allah SWT ingin kita menjadi Umat dan Hamba yang TERBAIK di SISI NYA ...

Apa yg Guru saya terang kan Dalam Diri kita ada 3 element 1. Roh 2.2 Jasad 3. Allah ..dan Bersuaian dengan Firman bahawa Allah Itu hampir dari urat halkum kita sendiri ...Wah..

ke dua nya ..sepertimana kita membaca dan mendengar di setiap kali Kutbah Jumaat ..Innallah hamawala ikatahu solutu alan Nabi .."Sesungguh nya Allah SWY dan Para malaikat Nya Berselawat kepada Nabi dengan Selawat yang SEMPURNA ..dan mari lah kita Berselawat dengan selawat yang sempurna ...Jadi SEMPURNA di sini adalah Rahsia Allah .. untuk mencari apa dan bagaimana cara SEMPURNA ..Nabi Wafat bukan meninggal atau mati .. Kalau kita dapat Peringkat selawat yang SEMPURNA ..seperti mana yang Allah SWT maksud kan ..sudah Pasti Selawat kita akan di dengar Oleh Nabi ..dan Nabi akan menjawab ..Ya Anta Aliman ...kita juga akan mendengar suara Nabi dan kita akan Jawab ..ANA Ya Rasullullah ... Peeh Itu lah Hebat Nya ISLAM ... jadi mari lah kita mencari Islam yang sebenar ..kelebihan Islam ..kelebihan Solat ..kelebihan Al Quran ..kelebihan Puasa Kelebihan Haji ..KKERANA ISLAM ITU BERLAPIS LAPIS ..Ibarat Sebijuk Kelapa ..Ada Sabut nya ..kemudian Tempurung kemudian ..isi/degan nya dan air nya dan santan nya ..di kupas satu persatu ..sehingga kita merasai Kelebihan Rahmat dan Shafaat Allah SWT .. bukan itu sahaja ..santan kalau di campour dengan pulut ..Peeh hebat rasa nya ..Santan pula di campur dengan sayur ..dengan durian ..bergitu lah Islam ... berlapis2 ..

Kepada Semua ..utk saya berkongsi ..
1. Sering berdoa Ya Allah tunjukkan aku kelebihan Shadat
2. Ya Allah tunjukkan aku kelebihan ISlam
3. Ya Allah tunjukan aku kelebihan sembanyang
4. Ya Allah tunjukan aku kelebihan Al Quran

ini lah doa awalan saya sehingga saya ke ke mari

Anonymous said...

Pesan saya kepada PEMBACA blog:
Ajaran ini adalah ajaran yang sesat. Dilarang tuk mempelajari ajaran ini karena mutlak akan membawa anda kearah kesesatan.
Ajaran ini bukan bacaan teori untuk para cendikiawan dan orang awam atau orang baru melek. Hati2x bisa menyebabkan anda terbawa sesat.
Klo pun niat baca hanya tuk sekedar tau saja boleh2 saja.

Pesan saya kepada PENULIS BLOG dan TEMAN2 se-ilmu.
Terimakasih sudah menuliskan ajaran sheik siti jenar. Inti dari ajarannya adalah tuk mencintai tuhan dengan makna seluas2nya.
Untuk yang bisa menelaah ilmu ini saya mo share dikit,
Saya kaget saat saya telaah salah satu dari 140 ajarannya saya mendapatkan efek luar biasa. Saya baru tau cara memindahkan hujan itu gmana..ternyata ditembak pake angin toh, trus saya dalami lagi (masih di ayat yang sama) wow
.ngk sengaja ngebuka pintu ke dimensi lain pertama hijau bulat..terus mulai pinggirannya dilapisi warna biru..tiba2 tuh cahaya langsung menaungi seluruh ruangan...stooopppp..saya belum kuat. Gilee beneerr nih ajaran..saktiiii mandra guna. Oh ya saya tekankan lagi itu hanya efeknya saja. Efek yang didapatkan saat memulai manunggaling kawula gusti.
Kepada teman2 yang sudah melihat kesaktiannya cukuplah itu kesaktian untuk kamu saja. Tidak perlu memaksakan tuk mengajarkan kepada orang lain. Karena tuhanlah yang mengajarkan orang2x itu termasuk kita dengan cara yg berbeda2. Klo pun ada yang mau belajar pasti akan mendatangi kita. Sekali lagi jangan membuat aliran baru. Apakah kalian masih belum puas juga..asikkan jadi orang sakti bisa pecah badan (membagi2 roh)..tembak jin..ngejailin jin..nyembuhin orang...dan banyak lagi.ngapain ngajarin orang2x yang malahan membuat anda menjadi laknat didepan mereka. Sudahlah ilmu ini untuk anda sendiri. Seperti saya ini. Cukuplah kita sembunyikan keberadaan kita. Mari kita jungjung quran dan hadist dan bersyalawat (memberi salut) kpd nabi muhammad. Nabi muhammad bisa memisahkan hak dan bathil juga menyambungkan antara hablumminallah dan hablumminannas (klo kamu sadar..siti jennar terbunuh karena susah menjabarkan hal ini, makanya salutlah kepada muhammad. Dan ajaran siti jennar hanya ketuhanan mutlak tapi kalo quran..wooooooww kereeeeeeeeen lengkap, klo kamu udah bisa ilmu siti jenar tela'ah tuh quran, kejengkang sampe kepental2x paling sakti paling komplit dan yang paling paling paling luaaaarrr biaaasaaa saktinya...pantas lah quran ini disebut mukjizat terbesar dan yang terakhir).

Terimakasih, jadi untuk semuanya.. dilarang tuk mempelajari ajaran ini. Karena bahaya dan akan membawa kesesatan.

2kalimah said...

Salam kepada semua

saya percaya yang telah memberi komen disini mempunyai sifat KeTuhanan ..bukan diri kita Tuhan tapi jiwa dan sifat kita mencari Tuhan..Alhamdulillah.

Setelah saya baca dan memberi komen di atas .. selang seketika saya mendapat petunjuk dari Allah SWT untuk menerangkan sebahagian untuk di damai apa yang tersurat dan tersirat ...

Pertama Apa erti Wali Allah ..Pengertian nya iaitu Wakil Allah, Kerana Ilmu dan taat menjalankan ibadah sehingga ke peringkat tinggi dan menemui/menembusi lapisan demi lapisan Islam yang Sebenar dan bila seseorang itu Wali mesti lah dia berguru kepada Wali juga ..dan TAK mungkin Wali belajar dari Ustat Morden ..

kedua Memang betul SSJ telah mendengar suara Allah dan Melihat Allah masa hayatnya. Ilmu nya Amat tinggi itu lah kelebihan Nya Di Sisi Allah SWT.

Ketiga Kenapa di Fitnah / atau di Bunuh ... oleh Wali-wali yang 8 itu ?? Ada sebab nya Kerana Jika Ilmu SSJ di teruskan banyak Manusia di Jawa dan kawasan sekitar nya pun Hebat macam SSJ atau lebih ..

Dan Kenapa Allah mengambil Nyawa SSJ kerana Allah tak nak bila manusia hebat ..akan lebih musnah Dunia ini ..

Bayang kan jika adas seorang perempuan atau / putri yang teramat cantik .. lelaki yang hebat-hebat ini akan bertarung mengunakan ilmu yang teramat tinggi untuk mendapat kan si perempuan ini ..

Bayang kan saya suka isteri si A, saya mohon kepada Allah SWT unytuk meniduri isterinya ... Allah izinkan permohonan saya kerana Allah kata si A kawin tidak mintak izin dan keredoan dari Allah dan isteri si A itu bukan jodoh nya ..bayang kan apa akan terjadi jika semua lelaki ada Ilmu mcm saya .. rosak dunia ini ..

Banyak lagi contoh yang boleh saya tulis ..tapi pasal saya malas dan penat menaip keybord ini ...hahaha ..

DAN UNTUK PENGETAHUAN SEMUA ..CUMA ALLAH SAHAJA YANG ADA ILMU MENCABUT NYAWA .. ALLAH SWT KATA MALAIKAT PUN TAK ADA KUASA APATAH LAGI MENCABUT NYAWA ...

JADI KEMATIAN / ATAU PERMERGIAN SSJ ADA DENGAN KEHENDAK ALLAH SWT JUA ... ini petunjuk dari Allah SWT

Alhamdulillah walaupun saya orang Msia di lahir kan pada 1970an saya di temukan dengan Ilmu Tua,

Buakan senang nak dapat Ilmu Tuan yang saya sedang pelajari ...Allah kata kalau di kaji BismilahhirahmanniRahim 100 tahun betun tentu Khatam ..bayang kan ..

saya pernah berdoa kepada Allah SWT selama 3 tahun dan tidak Solat atau sembahyang kecuali Sembahyang Jumaat .. Ya Allah ajar kan aku Sembahyang Seperti Mana Kau Ajar Kepada Nabi Muhammad SWA Kalau tIdak sia-sia lah Sembanyang ku dan aku tak akan Sembahyang .. Tetapi Islam itu Sempurna dan Suci .. Allah SWT menjadi kan Aku ..jadi di atahu cara macam mana nak ajar aku Sembahyang ..Alhamdulillah ... Terima KAsih Tuhan sekarang Allah Buka satu persatu dan di kupas apa itu Islam sebenar ..Selamat Beramal semoga kita dapat berjumpa dengan Allah SWT sebelum kita mati ..

Anonymous said...

SSJ Nasab keturunannya dari Ahlulbait Wali 7,
tetapi Ilmu amalannya melebehi darjat Wali 10...

Anonymous said...

Nak tahu macamana Allah ajarkan Nabi SAW bersolat...??? Rasulullah SAW telah wafat sudah ada lagi, Cuma ada ditinggalkan kepada Pewaris2nya dari kalangan Ahlulbait. Oleh itu carilah dulu solat original Nabi SAW yg diperturunkan kepada Imam Ali dan Bonda Siti Khodijah.. Karna selepas Nabi SAW diangkat dlm peristiwa Israq dan Mikraj bagi menerima Rahsia Solat, mereka berdualah orang yg pertama2 diajarkan oleh Nabi SAW cara2 bersolat. Setelah dibangunkan dari tidur, diajarkan dulu cara2 mengambil wuduk, lantas mereka terus berbaiah dgn Nabi SAW mengadakan penyaksian dan pengakuan Kerasulan Nabi SAW. Kemudian diajarkan cara2 mendirikan solat bersendirian dan solat berjemaah. Maka dimalam itu mereka bersolat berjemaah, Nabi SAW sebagei Imam, Imam Ali dgn Bonda Siti Khodijah sebagei makmum... Cara2 ambil wuduk, bersolat dan syahadah yg kita buat sekarang ini adalah ikut2an hanya dari perkhabaran2 silam... Allahu'alam.....

Jhoky Boyans said...

assalamu alaykum

Jhoky Boyans said...

siapa yg sudah memahi tata cara dari awal sampai akhir untuk jadi sufi/tasawuf syeh siti jenar
manuggaling kaulo gusti

tolong di pos rincian nya .yg telah di ajarkan terhadap santrinya

terima kasih banyak

Anonymous said...

ada yg menceritakan bahawa SSJ adalah wali 10 yg bertahap penyampai amanah. namun memandangkan beliau ketika itu masih muda sekitar 25 tahun usianya. dari 9 org wali ini tak dpt menerima kenapa beliau diangkat sbg amanah. mungkin byk lagi perkara dan asal usul wali 10 ni yg boleh kita kaji bersama. beliau dalah antara yg halus memiliki pertimbangannya dari ilmu AlQuran.

Anonymous said...

sebenarnya apa yg dibawa SSJ ni bukanlah ilmu kesesatan. tak pernah ilmu AlQuran itu menyesatkan manusia. Tapi bila dah dikitabkan oleh anak2 murid dan org2 kebanyakan selepas beliau tu yg jadi sesat. Mereka mengadakan kitab2 selain AlQuran dgn alasan utk difahamkan utk org kemudian. Utk mempelajari ilmu agama, utk mendalami agama. Mengada-adakan kitab selain AlQuran tu lah yg salah. Itulah yg sesat lagi menyesatkan mcm yg disebut dlm AlFatihah, Ahli kitab. Org yg mengadakan kitab lain selain AlQuran.
Cuba kita pandang hari ni berapa ramai Islam yg mengikut kitab selain AlQuran yg ada di atas muka bumi ni? Tapi AlQuran pun mereka baca jugak, kitab pun mereka baca jugak. Sedangkan kebanyakan mereka tahu yang hak takkan bercampur dgn yg bathil. Kenapa ada yg mencampurkan?

Anonymous said...

yang saya faham SSJ ni mengamalkan ilmu AlQuran. beliau bawak ke jalan pertapaan, jalan mengenal diri dgn tujuan mendekatkan diri kpd Allah. Sedangkan kalau kita baca Rasulullah sendiri pun mengamal ilmu pertapaan dgn mengasingkan diri ke Gua Hira' utk menerima kebenaran AlQuran dari Allah SWT. Nabi Ibrahim pun mengamal jalan mengenal diri dgn cara baginda melihat kpd alam dalam mencari Allah. Sampai tahap dia bina Kaabah mengharap dapat menemui Allah. Dia cakap kalau Allah taknak org lain tgk dia dgn Allah, dia duduk dlm Kaabah ni sorang2 semata2 utk menemui Allah. Itu yg Allah terima permohonan dia menjadikan Kaabah tu sbg rumah Allah di atas muka bumi. Kerana apa? Kerana kesungguhan dia utk menemui Allah. sesungguhnya Allah tak memandang amal yg banyak, tapi Dia melihat hati yg sungguh2 mahukan kepada Dia. Itu sebab Dia sebut, Allah pandang berdiri kamu, rukuk kamu , gerak geri kamu dan Allah pandang hati masa sembahyang.
yang dikatakan ahli saufi sebenarnya adalah org yg mengkaji, memikir, memerhati, memahami dan mendalami AlQuran dgn sebenar2nya tanpa mencampurkan dgn apa2 kitab lain selain AlQuran. kalau tak paham AlQuran boleh tanya sendiri dgn Allah Taala utk diberi paham macamana yg diajarkan kepada Adam mengenal nama2 benda, dan diajarkan dgn perantaraan kalam. Namun semasa Nabi Adam baginda boleh berdepan dgn Allah kerana dia diciptakan dari zat Allah sendiri maksudnya baginda mampu berdepan dgn zat Allah secara nyata. Bawak pada manusia hari ini mereka diciptakan dari perahan zat Adam, itu yg mereka tak boleh berdepan dgn Allah secara nyata pasal mereka tak mampu. Namun dgn cara apa mereka boleh menemui dan mengenal Allah? dgn cara membesarkan zat amal yg ada dalam diri spt yg disebutkan dlm AlQuran tak dijawap satu apa pun melainkan dgn amal ibadah. Tapi mestilah amal ibadah yg mengikut tertib dr AlQuran sebenar. itulah sifat kekal yg akan kembali kepada Allah macamana yg disebutkan dlm Quran ada sifat zahirmu ada batinmu dan carilah sifat amal yg kekal utk kembali kepada Allah.

Anonymous said...

itu pasal dalam agama kita ada usuluddin, fiqah, tasawuf. apa maksud ilmu ni?
usuluddin maksud dia siasat benar salah tentang sesuatu perkara, hukum agama. fiqah kita memandang pada hukum didalam AlQuran benar salah dia, apa yg boleh apa yg tidak. Tasawuf kita membuat pertimbangan dari segala kesimpulan apa yg diceritakan dalam Alquran utk membuat keputusan yg pasti benar dan salah. Itu yg di amal oleh para wali. namun hari ni disiplin ilmu ni dijadikan sampai berjilid-jilid kitab dgn alasan nak bagi org faham. tapi mereka tak sedar mereka dah langgar hukum Quran mengada-adakan kitab selain AlQuran azab yg pedih.

kibalung Tunggal said...

memfitnah wali sesat...???...Istighfar wahai saudara......

Anonymous said...

sek gak notot qolbu ku....
pokok e sing apik dijupuk..sing elek dibuang..

Agung Vasco said...

ada suatu masa sebelum adanya Alam ini, di hari sebelum hari yg tujuh, maka Alam itu disebut Alam NURUL BUHTI ALLATI

dan di hari ZAT ZATUL BUHTI yaitu hari tersembunyi yg disebut SATIYAARIL GHOIB SATIYAAUL BUHTI

TUHAN pun belum bernama ALLAH, ARASY dan QURSY belum ada, LANGIT dan BUMI, serta SYURGA dan NERAKA masih belum dijadikan
dan saat itu TUHAN masih bernama NUKTAH, tiada satupun yg ada, hanya NUKTAH,
NUKTAH Melihat DIRI-NYA lah yg TUHAN, namun siapakah HAMBA-NYA

NUKTAH pun melihat kembali pada DIRI-NYA, dia pun punya kehendak lalu berkata:
"KUN dan FAYAKUN"
dikehendakinya DIRI-NYA bernama ZAT NUR ALLAH (sifat),

dan pada waktu itu dinamainya pula DIRI-NYA NUR MUHAMMAD, dan ZAT NUR ALLAH pun GHAIB, Artinya NUR ZAT ALLAH dan NUR MUHAMMAD masih melebur atau menyatu

dan pada masa itu disebut Alam SYIRR ZATUL BUHTI, Artinya di Alam RAHASIA bagian dari DIRI-NYA sebelum bernama ALLAH

kemudian NUR MUHAMMAD berkata:

"ILLA HUL HAK"

lalu NUR ZAT ALLAH berkata:

"JIKA ENGKAU HAK, MENGAPA ENGKAU TIDAK MELIHAT MUKA"

NUR MUHAMMAD menjawab:

"JIKA TUHAN MENGAPA TIDAK MELIHAT"

lalu TUHAN berkata:

"SERAHKAN PENGLIHATAN MU ITU PADAKU, LALU UCAPKAN LA ILAHA ILALLAH Aku Muhammad Rasulullah"

Selanjutnya NUR MUHAMMAD berkata:

"KU LIHAT DIRIKU, TETAPI SIAPA HAMBA ?
DAN SIAPA TUHAN ?"

pada saat itulah ALLAH menyatakan DIRI-NYA TUHAN dan berkata:

"BAHWASANYA TIADA TUHAN HANYALAH AKU, bahwa kamu itu daripada nur dzatku"

"BERDIRILAH KAMU !"

dan ALLAH pun berdiri tidak berbentuk dan tidak bertempat

lalu NUR ZAT ALLAH berkata:

"AKULAH TUHAN MU"

dan NUR MUHAMMAD berkata:

"AKULAH TUHAN MU"


lalu kata NUR ZAT ALLAH lagi:

"JIKA ENGKAU TUHAN, NYATAKANLAH DIRI MU"

dan jawab NUR MUHAMMAD:

"DIRIMU JUGA YG KULIHAT"

lalu NUR MUHAMMAD pun GHAIB, kemudian bersujudlah NUR MUHAMMAD lima ribu tahun

kemudian NUR MUHAMMAD diturunkan kepada Alam ILMU

lalu diturun di Alam DUNIA berupa DZAT WAJIBUL WUJUD


NURIL HABIBI said...

yang komen jika apa yang di pikirkan syeh tanah abang itu sesat adalah orang orang yang ber otak dangkal. jangan asal ceplos dulu ini bukan ilmu logika saja. coba kalian kenali dulu syari'at lalu hakekat,ma'rifat da terahir tauhid. pasti kalian akan paham maksutnnya. jadi saya mohon degan hormat sekali lagi untuk orang orang bodoh BELAJAR YANAG RAJIN YA!.

Kawulane Gusti said...

Pada hakikatnya Ma'rifat dan Syari'at tidaklah sama. . . namun saling berkaitan. dari ilmu ketauhidan sudahlah terlihat, bahwasannya untuk mencapai sebuah tataran ma'rifat haruslah menjalani syariat yang kokoh dulu dsb. dan TIDAKlah heran jika ajaran ini dianggap sesatt karena kita" masih dalam tataran SYARI'AT. Dan tidak seHARUSnya ilmu ini disampaikan kepada org yang masih awam. "Ilmu yang benar, tapi salah sasaran penyampaian"

Anonymous said...

merdeka kan lah diri kamu maka tahu lah kamu apa sebenarnya maksud "fana"..
sesekali jangan menjatuhkan hukum kepada seseorang anda dan saya adalah sama cuma jalan yang berbeda..

brandals ardams said...

Ajaran Itu Akan Menjadi Benar Kalau Orang itu benar2 Mengerti tentang Kebanaran..
Tapi Ajaran Itu akan Menyesatkan Kalau Orang Itu Tidak Menagetahuai Kebenaran....

brandals ardams said...
This comment has been removed by the author.
brandals ardams said...

Ajaran Syeh siti Jenar Adala Ajaran "Kasampurnaan" (Manusia yang di sempurnakan)
Sedangkan Ajaran Nabi Muhammad SAW Adalah "Insan Kamil"(Manusia Yang Sempurna)
Intinya Sama Mengenali Dan Mendekatkan diri Pada Allah Tapi Dengan jalan Yang berbeda...

Anonymous said...

all comentator::jangan membenarkan dan jangan pula menyalahkan
kita semua tidaak tahu gdn apa yang ada pada ajaran itu dan manusia juga memiliki fikiran masing'' .

roney fatinasaranie said...

setuju bung

suratman man said...

kalau sudah merasa benar...
Ya..diem..
kalau merasa tidak tau..
belajarlah...ngerrr

suratman man said...

Okey....
Aba kaji...
Memang demikian adanya...
belum pernah berkunjung ke negeri cina...manalah mungkin bisa menceritakanya...
ngapunten derek...

Anonymous said...

Saya bersetuju dengan ajaran Syekh Siti Jenar.. Yang berkata sesat itu kerana mereka tidak mengenal..dan mereka tidak tenggelam dan lebur didalam Tuhan.. Dan mereka tidak berada didalam ilmu ini..umpama menghukum sesuatu tanpa mengerti apa-apa.. Mengatakan sebuah rumah itu dalamnya ada sebuah kerusi padahal mereka tidak memasuki rumah itu dan melihat sendiri isi dalamnya.. Inilah ilmu yang tinggi.. kata-kata Syekh Siti Jenar itu berlaku apabila nyata Tuhan padanya.. Bererti beliau sudah bertemu Sang Pencipta.. Ingatlah, Muhammad takkan mampu bertemu Tuhannya kecuali Ahmad.

Abu Ridho said...

Buat yg ngepos..
Sip deh ilmunya,,
Mantabb..nya yg mudeng yg blm mudeng proses.
Trimakasih ilmunya.

Buat yg berkoment..
Semuanya proses, "laa khaula walaa quwwata illa billaah" alfakir nyampe sini karna ALLOH jg bersama ALLOH... Yuk bersama trs kita gali ilmu ALLOH sampe mati dg mengedepankan kita semua hamba, dan wajib jg menyiarkan ilmu ALLOH tersebut...asik jg membaca coment2 di atas trimakasih semuanya smg kita termasuk yg di pilih ALLOH..aamiin

Pengingat saja mengutip dr siir tanpo waton... Pikirkanlah sesatnya sendiri sj..

Anonymous said...

Pesan saya kepada PEMBACA blog:
Ajaran ini adalah ajaran yang sesat. Dilarang tuk mempelajari ajaran ini karena mutlak akan membawa anda kearah kesesatan.
Ajaran ini bukan bacaan teori untuk para cendikiawan dan orang awam atau orang baru melek. Hati2x bisa menyebabkan anda terbawa sesat.
Klo pun niat baca hanya tuk sekedar tau saja boleh2 saja.

Pesan saya kepada PENULIS BLOG dan TEMAN2 se-ilmu.
Terimakasih sudah menuliskan ajaran sheik siti jenar. Inti dari ajarannya adalah tuk mencintai tuhan dengan makna seluas2nya.
Untuk yang bisa menelaah ilmu ini saya mo share dikit,
Saya kaget saat saya telaah salah satu dari 140 ajarannya saya mendapatkan efek luar biasa. Saya baru tau cara memindahkan hujan itu gmana..ternyata ditembak pake angin toh, trus saya dalami lagi (masih di ayat yang sama) wow
.ngk sengaja ngebuka pintu ke dimensi lain pertama hijau bulat..terus mulai pinggirannya dilapisi warna biru..tiba2 tuh cahaya langsung menaungi seluruh ruangan…stooopppp..saya belum kuat. Gilee beneerr nih ajaran..saktiiii mandra guna. Oh ya saya tekankan lagi itu hanya efeknya saja. Efek yang didapatkan saat memulai manunggaling kawula gusti.
Kepada teman2 yang sudah melihat kesaktiannya cukuplah itu kesaktian untuk kamu saja. Tidak perlu memaksakan tuk mengajarkan kepada orang lain. Karena tuhanlah yang mengajarkan orang2x itu termasuk kita dengan cara yg berbeda2. Klo pun ada yang mau belajar pasti akan mendatangi kita. Sekali lagi jangan membuat aliran baru. Apakah kalian masih belum puas juga..asikkan jadi orang sakti bisa pecah badan (membagi2 roh)..tembak jin..ngejailin jin..nyembuhin orang…dan banyak lagi.ngapain ngajarin orang2x yang malahan membuat anda menjadi laknat didepan mereka. Sudahlah ilmu ini untuk anda sendiri. Seperti saya ini. Cukuplah kita sembunyikan keberadaan kita. Mari kita jungjung quran dan hadist dan bersyalawat (memberi salut) kpd nabi muhammad. Nabi muhammad bisa memisahkan hak dan bathil juga menyambungkan antara hablumminallah dan hablumminannas (klo kamu sadar..siti jennar terbunuh karena susah menjabarkan hal ini, makanya salutlah kepada muhammad. Dan ajaran siti jennar hanya ketuhanan mutlak tapi kalo quran..wooooooww kereeeeeeeeen lengkap, klo kamu udah bisa ilmu siti jenar tela’ah tuh quran, kejengkang sampe kepental2x paling sakti paling komplit dan yang paling paling paling luaaaarrr biaaasaaa saktinya…pantas lah quran ini disebut mukjizat terbesar dan yang terakhir).

Terimakasih, jadi untuk semuanya.. dilarang tuk mempelajari ajaran ini. Karena bahaya dan akan membawa kesesatan.
Oh satu lagi..ilmu sheik siti jennar itu gratis,hati2x klo ada yg ngajakin ikut alirannya tapi harus bayar atau di bayar..berarti aliran tersebut palsu dan klian semua ketipu atau sesat (krn salah satu ajaran sheik st.jennar adalah ilmu ikhlas)

Anonymous said...

Sejahtera utk kamu dan sejahtera atas diriku. Pandangan saya x salah untuk dibentangkan buat tatapan mereka yang mencari. Tapi haruslah tahu ilmu ini ilmu rasa dan ilmu yakin. Ambil sekadar panduan bukan percaya 100%. Percayalah hanya pada diri sendiri! Apa yg kamu rasa apa yang kamu lihat, peganglah. Teruskan perjalanan walaupun dipersona oleh syurga ataupun diderita oleh neraka. Keep on rolling bebeh hingga tiada kerana tiada itulah ujud yang nyata.

Anonymous said...

menarik sekali

Anonymous said...

berpendapat sesat tidak sesat sah-sah saja sesuai dengan kedalam ilmunya, yang dangkal banyak belajar lagi,yang dalam perdalam lagi sehingga kita semua bisa ma'rifat, ajaran seikh siti sangat berharga dan sangat penting sekali buat orang yg mendalami kemaripatan yang selalu ingin dekat dengan illahi,selalu menghening kan jiwa selain suatu kenikmatan jiwa yg tak terhingga juga menghilangkan segala penyakit baik lahiriah maupun batiniah.memang sangat sulit untuk mempelajarinya di apalagi dijaman sekarang banyak orang pinter tapi dasar pengetahuan keagamaanya hanya didapat dari pendapat sendiri dan hasil baca buku yng kurang kitab yang ga bisa baca, coba belajar di pesantren dan di perguruan tinggi baru kita akan ketemu.

abdul syukur said...

ngawur kabeh

agoes tha said...

Alkhamdulillah........ikhlas membaca ikhlas pula ilmu masuk dalam jiwa....terimakasih buat anda.

Awe Nazarezz said...

subhanallah luar biasa sang guru..


assalamualaikum warahmatullah hiwabarakatuh..
tidaklah pantes seorang ilmu sariat menghakimi ilmu hakekat dan makrifat..
ibarat SD menggurui KULIAH..
perdalam ilmu SD SMP SMA maka kamu tau cara menimba ilmu ala KULIAH..
bebas bisa absen atau kuliah sambil kerja.atau sudah menikah bisa kuliah bahkan tak ada aturan berpakain dalam kuliah tidak seperti SD SMP SMA dengan aturan yg ketat..jd beda ilmu syariat dengan makrifat.ibarat SD dengan KULIAH..jangankan kita..para ulama jaman sekarang pun sulit belajar tigkat tarikat apa lagi hakekat dan makrifat..hanya para ulama terdahulu dan para rasul nabi, waliallah...karna jaman sekarang belajar islam terlalu simple dan pake biaya...banyak fitnah dan munafik.. sekedar kita tau saja seperti apa orang yang sudah mencapai ilmu makrifat sperti syech siti jenar...karna ulama tidak akan membuka ilmu makrifat kepada murid yang syariat di takutkan sesat...kita cukup perdalam syariat jika masih mencaci maki sesuatu...
insyallah rahmat allah hadir kepada para pembaca dan penulis,
amiinnn ya rabbalalain...
subhnallah luar biasa..gak sampai akal dan nalar saya ke ilmu makrifat..
wallahualam..
walaikumsalam warahmatuallah hiwabarakatuh...

AHDY AKREMA said...

Terlalu Banyak Argumentasi & Berteori..kita hidup bukan pada masa beliau, & hanya tau cerita dari org terdahulu tanpa mengetahui kebenaran nya. Sesuatu yang belum pasti kebenaran nya tidak patut di ikuti, yg jelas klo anda islam kitab alqur'an jadikan pedoman.

saiyidi saiyidi said...
This comment has been removed by the author.
saiyidi saiyidi said...

lahaulawalakuwataillabilla..apa yang ada kehidupan dan sebuah perjalanan..allah tidak menzalimi umatnya..

saiyidi saiyidi said...

jagalah kesihatan wahai teman kerna kesihatan sangat berharga jika tidak duit banyak,ilmu banyak pun tak ada gunanya selawatlah keatas muhammad,tinggallah apa yang di larang,
buat apa yang disuruh..semuanya untuk mencapai kebahgiaan..

saiyidi saiyidi said...

inniwajahtu wajhiyalillazis fatorassama watiwal ardt

sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada tuhan sekalian alam yang mencipta langgit dan bumi..

AHDY AKREMA said...

Sekali lagi saya tekankan ajaran ini sudah jauh dari syari'at jelas sekali sesat, syekh siti jenar adalah wali, akan tetapi kita tidak hidup dalam masa beliau, banyak yang merubah isi ajaran beliau sekarang ini, mana ada membolehkan sholat bisa tidak perlu,puasa,zakat,naik haji..ini sudah bertentangan dalam Al qur'an dan sunnah rasul yang mewajibkan, rasulullah saja sholat sampai bengkak kaki beliau, terlalu bodoh klo neraka dan sorga sekarang ini, sunguh tidak adil bagi orang yang telah di zalimi. Ini jelas salah satu trik orang kafir buat memecah belah islam, dimana pemikiran kita yang merasa cerdas. Klo memang ada yang merasa pintar coba atasi maksiat yang marak baru ² ini, judi online, discotique,narkoba,miras,..jangan kajian islam di dalami..rasullulah tidak meminta kita untuk menjadi org yang mulia, jadilah orang yang berjihad dijalan Allah, ini otak merasa pintar tapi bodoh... sodara yang post ini tolong hapus sebagian pemikiran yang tidak menganjurkan rukun islam, saya tahu maksud anda baik..tp klo ada yang membaca dan meyakini itu akan menjadi dosa anda, semakin banyak semakin dosa itu menumpuk. berhatihatilah sahabatku..allah sang pencipta..semoga dosa dosa kita semua di ampuni...amiiin...

Share It

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sebarkan Walau Sepotong Ayat