Rakan Bloggers

Salasilah Keturunan Nabi Muhamad - Kedatangan Imam Mahdi




Imam Mahdi Adalah Keturunan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

penulis Al-Ustadz Abu Ubaidah Syafruddin
Syariah Hadits 28 - Agustus - 2007 20:40:48

عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
لاَ تَذْ هَبُ الدُّنْيَا حَتىَّ يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي
Dari Abdullah berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak akan sirna dunia ini sampai ada seorang laki–laki dari keluargaku yg akan memimpin bangsa Arab nama sesuai dgn namaku.”

Hadits di atas diriwayatkan oleh Al-Imam Abu Dawud rahimahullahu no. 4282 lihat Sunan Abu Dawud ta’liq Asy-Syaikh Albani rahimahullahu dan Al-Imam At–Tirmidzi rahimahullahu no. 2156 lihat Mausu’atul Haditsisy Syarif Al-Kutubut Tis’ah .
Hadits ini merupakan potongan dari sebuah hadits yg selengkap adl sebagai berikut:
عَنْ عَبْدِ اللهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ يَوْمٌ - قَالَ زَائِدَةُ فِى حَدِيْثِهِ - لَطَوَّلَ اللهُ ذَلِكَ اليَوْمَ ثُمَّ اتَّفَقُوا حَتىَّ يَبْعَثَ فِيْهِ رَجُلاً مِنِّي - أَوْ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي- يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيْهِ اسْمَ أَبِى. زَادَ فِي حَدِيْثِ فِطْرٍ: يَمْلأُ اْلأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا. وَقَالَ فِى حَدِيْثِ سُفْيَانَ: لاَ تَذْهَبُ أَوْ لاَ تَنْقَضِى الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي. قاَلَ أَبُوْ دَاوُدَ: لَفْظُ عُمَرَ وَأَبِى بَكْرٍ بِمَعْنىَ سُفْيَانَ وَلَمْ يَقُلْ أَبُوْ بَكْرٍ: الْعَرَبَ
Dari Abdullah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Kalau saja tdk tersisa dari dunia ini kecuali sehari saja sungguh Allah akan memanjangkan hari tersebut sampai Allah mengutus kepada seorang laki2 dari keturunanku atau dari keluargaku. Nama sesuai dgn namaku dan nama ayah sama dgn nama ayahku.”
Terdapat tambahan pada hadits Fithr: “Yang akan memenuhi dunia dgn keadilan sebagaimana dunia telah dipenuhi dgn kedzaliman dan kelaliman.”
Dan berkata pada hadits Sufyan: “Tidak akan berakhir dunia ini sampai ada seorang dari keluargaku yg akan memimpin bangsa Arab nama sesuai dgn namaku.”

Dia adl Al-Mahdi keturunan dari Fathimah radhiyallahu ‘anha seperti yg tersebut dlm hadits Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
الْمَهْدِيُّ مِنْ عِتْرَتِي، مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ
“Al-Mahdi berasal dari keturunanku keturunan dari Fathimah.”
- Muncul perselisihan apakah Al-Mahdi itu anak keturunan dari Al-Hasan ataukah anak keturunan dari Al-Husain.

Al-Qari` dlm buku Al-Mirqah berkata: “Yang mungkin dlm hal ini adl menggabungkan antara dua nisbah Hasan dan Husain. Yaitu dari sisi ayah ia anak keturunan Hasan dari sisi ibu ia anak keturunan Husain. Hal ini sebagai bentuk pengkiasan terhadap perkara yg terjadi pada kedua anak Ibrahim ‘alaihissalam yaitu Isma’il ‘alaihissalam dan Ishaq ‘alaihissalam di mana para nabi dari Bani Israil semua dari anak keturunan Ishaq ‘alaihissalam. Adapun Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari anak keturunan Isma’il ‘alaihissalam. Kemudian beliau menduduki suatu tempat yg mewakili segenap para nabi yg berasal dari keturunan Ishaq. Dan inilah sebaik-baik sebagai pengganti. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menjadi penutup para nabi.
Demikian pula tatkala nampak atau muncul banyak para pemimpin dan para pembesar umat dari anak-anak keturunan Husain mk Allah Subhanahu wa Ta’ala gantikan kepada Hasan dgn dianugerahkan bagi seorang anak yg menjadi penutup para wali dan menduduki tempat yg mewakili segenap orang2 pilihan yg berasal dari keturunan Husain.
Pendapat lain mengatakan tatkala beliau mengundurkan diri dari kekhalifahan Allah Shallallahu ‘alaihi wa sallam anugerahkan kepada beliau tanda kekuasaan yg menyeluruh. mk sisi keserasian secara menyeluruh adl nisbah ke-Imam Mahdi-an disetarakan dgn kenabian. Dan kedua sepakat utk menjunjung tinggi kalimat millah nabawiyyah .
Dan yg lbh memperjelas dari perkara ini adl hadits ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu dari jalan Abu Ishaq ia berkata: ‘Ali bin Abi Thalib berkata –sambil melihat kepada putra Al-Hasan–: “Sesungguh anakku ini sayyid sebagaimana yg Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menamainya. Dan akan lahir dari keturunan seorang laki2 yg akan dinamai seperti nama nabi kalian. Ia menyerupai nabi kalian dlm hal fisik namun berbeda dlm hal sifat.’ Kemudian beliau mengisahkan bahwa ia akan memenuhi dunia dgn keadilan.
Walaupun hadits ini lemah namun terdapat hadits-hadits shahih yg menunjukkan keutamaan Al-Hasan di atas keutamaan Al-Husain. Di antaranya:
ابْنِي هَذَا سَيِّدٌ وَلَعَلَّ اللهَ أَنْ يُصْلِحَ بِهِ بَيْنَ فِئَتَيْنِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
“Anakku ini adl sayyid dan semoga Allah akan mendamaikan dengan dua kelompok dari kalangan muslimin.”
Makna ucapan Nabi: يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي yakni يُوَافِقُ وَيُطَابِقُ اسْمُهُ اسْمِي. Arti nama sesuai dgn namaku yaitu Muhammad bin Abdillah. Pada kalimat ini terdapat bantahan yg jelas terhadap kaum Syi’ah Rafidhah dari sekte Al-Imamiyyah atau Itsna Atsariyyah yg berpendapat bahwa orang yg ditunggu ialah Muhammad bin Al-Hasan Al-‘Askari.
Makna ucapan Nabi: لاَ تَذْهَبُ adl لاَ تَفْنَى arti tdk akan musnah atau binasa .
Adapun makna ucapan:حَتَّى يَمْلِكَ العَرَبَ arti akan memimpin bangsa Arab. Dikhususkan penyebutan bangsa Arab krn mereka yg menjadi asal mula keturunan manusia dan yg paling mulia.
Hadits di atas menyebutkan bahwa muncul Al-Imam Al-Mahdi sebagai salah satu tanda hari kiamat seperti yg disebutkan oleh Al-Khathib At-Tibrizi Muhammad bin Abdillah dlm kitab Misykatul Mashabih bab Asyrathus Sa’ah Al-Fashlu Ats-Tsani no. hadits 5452.
Hadits di atas juga menerangkan dgn jelas bahwa Al-Imam Al-Mahdi yg akan muncul ialah seorang laki2 keturunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau dari keluarga beliau yaitu dari keturunan Fathimah dari keturunan Hasan. Nama dan nama ayah sama dgn nama dan nama ayah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ia menyerupai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sisi fisik namun tdk sama dlm sifat. Wallahu a’lam.

Beberapa Hadits Dhaif tentang Al-Mahdi
عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَِّبيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: يَكُوْنُ اخْتِلاَفٌ عِنْدَ مَوْتِ خَلِيْفَةٍ، فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِيْنَةِ هَارِبًا إِلَى مَكَّةَ، فَيَأْتِيْهِ نَاسٌ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فَيُخْرِجُونَهُ وَهُوَ كاَرِهٌ، يُبَايِعُوْنَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ، وَيَبْعَثُ إِلَيْهِ بَعْثٌ مِنْ الشَّامِ فَيُخْسَفُ بِهِمْ بِالْبَيْدَاءِ بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِيْنَةِ، فَإِذَا رَأَى النَّاسُ ذَلِكَ أَتَاهُ أَبْدَالُ الشَّامِ وَعَصَائِبُ أَهْلِ الْعِرَاقِ، َيُبَايِعُوْنَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ ثُمَّ يَنْشَأُ رَجُلٌ مِنْ قُرَيْشٍ أَخْوَالُهُ كَلْبٌ، فَيَبْعَثُ إِلَيْهِمْ بَعْثًا فَيَظْهَرُوْنَ عَلَيْهِمْ، وَذَلِكَ بَعْثُ كَلْبٍ، وَالْخَيْبَةُ لِمَنْ لَمْ يَشْهَدْ غَنِيْمَةَ كَلْبٍ، فَيَقْسِمُ الْمَالَ، وَيَعْمَلُ فِي النَّاسِ بِسُنَّةِ نِبِيِّهِمْ صَلَّى للهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيُلْقِي اْلإِسْلاَمُ بِجِرَانِهِ إِلَى اْلأَرِضِ، فَيَلْبَثُ سَبْعَ سِنِيْنَ، ثُمَّ يُتَوَفَّى وَيُصَلِّي عَلَيْهِ الْمُسْلِمُوْنَ. قَالَ أَبُوْ دَاوُدَ: قَالَ بَعْضُهُمْ عَنْ هِشَامٍ: تِسْعَ سِنِيْنَ. وَقَالَ بَعْضُهُمْ: سَبْعَ سِنِيْنَ.
Dari Ummu Salamah istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Nabi beliau bersabda:
“Akan terjadi perselisihan saat wafat seorang khalifah mk keluarlah seorang laki2 dari penduduk Madinah melarikan diri ke Makkah. Kemudian manusia dari penduduk Makkah mendatangi dan mengeluarkan dari tempatnya. Kemudian mereka pun membai’at di suatu tempat di antara rukun Ka’bah dan Maqam Ibrahim sedangkan ia membenci hal itu. Setelah itu dikirimlah pasukan dari Syam namun pasukan itu dibinasakan oleh Allah di antara Makkah dan Madinah. Ketika manusia melihat hal itu mk ia didatangi oleh pemuka-pemuka negeri Syam dan Iraq utk membai’atnya. Tidak lama kemudian muncullah seorang laki2 dari kaum Quraisy yg didukung oleh paman-paman yg gigih. Akhir laki2 itu mengalahkan khalifah tersebut. Itulah pasukan yg tangguh. Dan sungguh merugilah bagi mereka yg tdk sempat turut serta dengannya. laki2 itu membagi-bagikan ghanimah serta mempraktikkan Sunnah Nabi dan meneguhkan Islam di muka bumi. Hal itu berlangsung selama tujuh tahun hingga akhir ia meninggal dan dishalati oleh kaum muslimin. Abu Dawud berkata: Sebagian dari Hisyam berkata: “Sembilan tahun.” Sebagian lagi berkata: “Tujuh tahun.”
قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ - وَنَظَرَ إِلَى ابْنِهِ الْحَسَنِ - فَقَالَ: إِنَّ ابْنِي هَذَا سَيِّدٌ كَمَا سَمَّاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَيَخْرُجُ مِنْ صُلْبِهِ رَجُلٌ يُسَمَّى بِاسْمِ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُشْبِهُهُ فِي الْخَلْقِ وَلاَ يُشْبِهُهُ فِي الْخُلُقِ ثُمَّ ذَكَرَ قِصَّةً: يَمْلأُ اْلأَرْضَ عَدْلاً
‘Ali berkata –sembari ia melihat kepada anak yakni Hasan– lalu berkata: “Sesungguh anakku ini adl pemuka sebagaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menamainya. Dan akan lahir dari keturunan seorang laki2 yg dinamai seperti nama Nabi kalian. Ia menyerupai wajah Nabi kalian namun berbeda dlm sifatnya.” Lalu ia menyebutkan sebuah kisah bahwa ia akan memenuhi bumi dgn keadilan. 1
عَنْ هِلاَلِ بِنْ عَمْرٍو قَالَ: سَمِعْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللهُ عَنْهُ يَقُوْلُ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ وَرَاءِ النَّهْرِ يُقَالُ لَهُ الْحَارِثُ بنُ حَرَّاثٍ، عَلَى مُقَدِّمَتِهِ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ مَنْصُوْرٌ، يُوَاطِىءُ - أَوْ يُمَكِّنُ لِآلِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - كَمَا مَكَّنَتْ قُرَيْشٌ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَبَ عَلَى كُلِّ مُؤْمِنٍ نَصْرُهُ - أَوْ قَالَ: إِجَابَتُهُ -
Dari Hilal bin ‘Amr aku telah mendengar Ali radhiyallahu ‘anhu berkata berkata Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Akan keluar dari negara yg berada di belakang sungai seorang yg bernama Al-Harits bin Harrats yg berada di depan seorang yg bernama Manshur. Ia mengukuhkan keluarga Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana suku Quraisy memberikan kedudukan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Wajib bagi tiap mukmin menolong –atau ia berkata: menaatinya–.”
Wal ‘ilmu ‘indallah wa fauqa kulli dzi ‘ilmin ‘alim.

1 Hadits ini dilemahkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu Lihat Sunan Abu Dawud no. 4290 dan Al-Misykah no. 5458.

Mungkinkah Imam Mahdi akan hadir di timur?

Putera Bani Tamim Gelaran yang Mulia

Dari Abdullah bin al-Haris bin Jaz-uz Zabidi RA katanya, sabda Nabi SAW,
“Akan keluar orang-orang dari Timur, lalu mereka mempersiapkan untuk Imam Mahdi, yakni tapak pemerintahannya.” (Ibnu Majah)
“Akan keluar dari sulbi ini (Sayidina Ali KW) seorang Putera yang akan memenuhkan bumi ini dengan keadilan. Maka apabila kamu meyakini yang demikian itu, hendaklah kamu turut menyertai Putera dari Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang panji-panji al-Mahdi.” (At-Tabrani)

02. Imam Mahdi dan Panji-panji Hitam

Sabda Nabi SAW,
“Al-Mahdi akan muncul setelah keluarnya Panji-panji Hitam dari sebelah Timur, yang mana pasukan ini tidak pernah kalah dengan pasukan mana pun.” (Ibnu Majah)
Sabda Nabi SAW,
“Panji-panji Hitam akan keluar dari arah Khurasan, dan sementara itu kawan-kawan al-Mahdi (pula) keluar menuju ke Baitulmaqdis.”
Sabda Nabi SAW,
“Jika kamu semua melihat Panji-panji Hitam datang dari arah Khurasan, maka sambutlah ia walaupun kamu terpaksa merangkak di atas salji. Sesungguhnya di tengah-tengah panji-panji itu ada Khalifah Allah yang mendapat petunjuk.” Maksudnya ialah al-Mahdi. (Ibnu Majah, Abu Nuaim & al-Hakim)

Jurai Keturanan Rasulullah di berada di Nusantara

Sultan Sharif ‘Ali ibnu Sharif ‘Ajlan naik takhta pada TM 1425 bagi menggantikan mertua Baginda, Sultan Ahmad yang tidak mempunyai waris (putera). Baginda dijunjung untuk menjadi Sultan atas persetujuan pembesar-pembesar negara dan rakyat Brunei. Baginda keturunan Arab, berasal dari Taif. ‘Pedang Si Bongkok’ yang dibawa Baginda bersama ke Brunei itu membuktikan Baginda pernah menjadi Amir Makkah iaitu Al–Amir Sharif ‘Ali bin Sharif ‘Ajlan bin Sharif Rumaithah bin Sharif Muhammad Abu Numaie Al-Awwal, mempunyai jurai keturunan daripada Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam melalui cucunda Baginda, Sayidina Hasan. Memandangkan jasa dan kearifan Baginda menyebarkan ajaran Islam maka Baginda dijodohkan oleh Sultan Ahmad dengan puteri Baginda, Puteri Ratna Kesuma. Baginda lindung pada TM 1432 dan digantikan oleh putera Baginda, Pengiran Muda Besar Sulaiman.]]

Dibawah ini adalah gambar sebuah masjid iaitu Masjib Brunei yang dibina berhampiran dengan Danau Tok Uban, Pasir Mas Kelantan, Masjid ini telah sempurna dirasmikan oleh Sultan Kelantan dengan nama Masjid Brunei Darussalam



Mungkinkah bendera negeri terengganu ni melambangkan bendera panji hitam seperti di dalam hadis rasulullah saw? Terengganu terletak di Timur Mekah dan di Timur Malaysia. Sesungguhnya masa itu semakin hampir....












------------------------

3 perkara yang merisaukan lelaki

1- Masalah Mati Pucuk
2 - Saiz alat kelamin yang kecil
3- Tidak Mampu bertahan lama di ranjang

Yakin Isteri Anda Tak Tinggalkan Anda?

PM Maskulin Power gabungan Safed Ali Ginseng, Tongkat Ali, Kucingan mampu berikan stamina, besarkan dan melambatkan pancutan, malah anda akan merasakan setelah pancutan zakar anda masih lagi keras dan boleh lagi membuat dayung tuk puaskan isteri Pm Sekarang!!PM Maskulin Power  Maskulin Power  Maskulin Power 

-----------------

13 comments:

Anonymous said...

Amat menarik bendera Negeri Terengganu, adakah Panji Hitam

Anonymous said...

kelakar la bendera terengganu keluar tengah seronok baca kisah imam mahdi ni..

elfizonanwar said...

AHLUL BAIT, CELAH ANTARA SUNNI DAN SYIAH

Dlm Al Quran yang menyebut 'ahlulbait', rasanya ada 3 (tiga) ayat dan 3 surat.

1. QS. 11:73: Para Malaikat itu berkata: "Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah".

2. QS. 28:12: Dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusukan(nya) sebelum itu; maka berkatalah Saudara Musa: 'Maukahkamu aku tunjukkan kepadamu 'ahlulbait' yang akan memeliharanya untukmu, dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?

3. QS. 33:33: "...Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu 'ahlulbait' dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya".

Ayat ini jika dikaitkan dengan ayat sebelumnya QS. 33: 28, 30 dan 32, maka makna para ahlulbait adalah para isteri Nabi Muhammad SAW.

Sedangkan ditinjau dari sesudah ayat 33 yakni QS. 33:34, 37 dan 40 maka penggambaran ahlulbaitnya mencakup keluarga besar Nabi Muhammad SAW. para isteri dan anak-anak beliau.

Jika kita kaitkan dengan makna ketiga ayat di atas dan bukan hanya QS. 33:33, maka lingkup ahlul bait tersebut sifatnya menjadi universal terdiri dari:

1. Kedua orang tua Saidina Muhammad SAW.

2. Saudara kandung Saidina Muhammad SAW.

3. Isteri-isteri beliau.

4. Anak-anak beliau baik perempuan maupun laki-laki. Khusus anak lelaki beliau yang berhak menurunkan 'nasab'-nya, sayangnya tak ada yang hidup sampai anaknya dewasa.

Seandainya ada anak lelaki beliau yang berkeluarga, dan ada anak lelaki pula, wah masalah pewaris tahta 'ahlul bait' akan semakin seru dan hebat.

Bagaimana tentang pewaris tahta 'ahlul bait' dari Bunda Fatimah?. Ya jika merujuk pada QS. 33:4-5, jelas bahwa Islam tidaklah mengambil garis nasab dari perempuan kecuali bagi Nabi Isa Al Masih yakni bin Maryam. Lalu, apakah anak-anak Bunda Fatimah dengan Saidina Ali boleh kita anggap bernasabkan kepada nasabnya Bunda Fatimah?. ya jika merujuk pada Al Quran maka anak Bunda Fatimah dengan Saidina Ali tidaklah bisa mewariskan nasab Saidina Muhammad SAW.


Bagaimana Saidina Ali bin Abi Thalib, anak paman Saidina Muhammad SAW, ya jika merujuk pada ayat-ayat ahlul bait pastilah beliau bukan termasuk kelompok ahlul bait. Jadi, anak Saidina Ali bin Abi Thalib baik anak lelakinya mapun perempuan, otomatis tidaklah dapat mewarisi tahta 'ahlul bait'.

Kesimpulan dari tulisan di atas, maka pewaris tahta 'ahlul bait' yang terakhir hanya tinggal bunda Fatimah. Berarti anaknya Saidina Hasan dan Husein bukanlah pewaris tahta AHLUL BAIT.

Dengan demikian sudah waktunya kita menutup debat dan perbincangan masalah Ahlul Bait ini. Fihak-fihak baik kelompok sunni, habaib maupun kelompok syiah yang selama ini saling mengklaim bahwa mereka adalah keturunan ahlul bait itu, sebenarnya ridak ada haknya sebagai pewaris ahlul bait akibatnya telah menimbulkan peruncingan hubungan sesama Muslim.

elfizonanwar said...

Benarkah Habib itu keturunan Nabi SAW? Masih Diragukan !
Sabtu, 5 Nov 2011 01:53 WIB

CHICAGO,RIMANEWS- Cendekiawan Muslim dari Paramadina, A.Mun'im Sirry MA, kandidat PhD di University of Chicago, AS mempertanyakan bahwa Apakah mereka yang mengaku sayyid atau habib itu betul-betul keturuan Baginda Nabi?

Menurutnya, Dalam studi yg dilakukan sejumlah ahli genetika, sebagian besar orang yang mengaku ngaku sayyid itu sebenarnya bukan keturunan Nabi. M.R. Rafiee, A. Sokhansanj, Naghizadeh dan Farazmand melakukan uji DNA di Iran sementara Elise Belle, Saima Shah, Tudor Parfitt dan Mark Thomas di India-Pakistan.

Hasil penelitian mereka sama: Mereka yang mengaku sayyid atau habib itu bukan keturunan Nabi. Lho, kalau di Iran dan India-Subcontinent saja tidak benar, bagaimana dgn orang-orang mengaku sayyid dan habib di Indonesia? Jelasnya, sayyid dan habib itu adalah konstruk sosial utk tujuan kehormatan dan legitimasi.

Dalam kesempatan lain, Munim Sirry menyingkapkan bahwa banyak ulama dan intelektual Muslim mengagumi reformasi dalam Kristen, hingga ada yang menyebut mereka itu "Muslim Luther." Tapi, kekaguman Muhammad 'Abduh terhadap reformasi Kristen melebihi ulama-ulama lain. 'Abduh dgn sangat gamblang menuturkan kekagumannya dalam Risala al-tawhid-nya yang sudah menjadi klasik itu. Beliau mengatakan, misalnya, bahwa Kristen-nya para reformer itu sudah sangat dekat dgn Islam.

Bahkan, katanya dalam facebook lebih lanjut, agama mereka itu tdk ada bedanya dgn agama yang dibawa Nabi Muhammad kecuali beda nama. Termasuk dalam hal ibadah, kata 'Abduh, hanya beda dalam bentuk, bukan substansi. Saya tdk tahu, apakah ada ulama yang membuat pengakuan lebih gamblang dan tegas dari mufti besar ini, bahkan dari aktivis-aktivis lintas agama sekarang.

http://rimanews.com/read/20111105/45824/benarkah-habib-itu-keturunan-nabi-saw-masih-diragukan

Anonymous said...

Ini sumber aslinya, silakan dinilai sendiri dari hasil dan diskusi:

http://www.sid.ir/en/VEWSSID/J_pdf/80420090102.pdf

Although Sadat revealed significant reduction in
diversity of some genes, based on the almost highest
HD value obtained (0.9975), our findings indicate
that these 7 Y-STR markers may be applied for
forensics and paternity testing in Sadat populations,
where local founder effects have created a
substructure.

Terjemah kata-kata akhir:
Meskipun Sadat mengungkapkan penurunan yang signifikan dalam keragaman dari beberapa gen, berdasarkan nilai HD hampir tertinggi yang diperoleh (0,9975), temuan kami menunjukkan
bahwa penanda Y-STR 7 dapat diterapkan untuk forensik dan pengujian paternitas pada populasi Sadat, dimana efek pendiri lokal telah menciptakan sebuah substruktur

JADI POLA DNA PADA SAYID DI IRAN MASIH BISA DIJADIKAN PATERN / POLA PENGUJIAN DAN FORENSIK.


PERLU DIKETAHUI BAHWA PENULIS MUNIM SIRRY ADALAH GOLONGAN ISLAM LIBERAL YANG TIDAK LAYAK UNTUK DIRUJUK DAN SELALU BERUSAHA MENJAUHKAN DARI ISLAM DAN MENYAMAKAN SEMUA AGAMA BAIK.. LIHAT PERNYATAANNYA TERAKHIRNYA...

Dalam kesempatan lain, Munim Sirry menyingkapkan bahwa banyak ulama dan intelektual Muslim mengagumi reformasi dalam Kristen, hingga ada yang menyebut mereka itu "Muslim Luther." Tapi, kekaguman Muhammad 'Abduh terhadap reformasi Kristen melebihi ulama-ulama lain. 'Abduh dgn sangat gamblang menuturkan kekagumannya dalam Risala al-tawhid-nya yang sudah menjadi klasik itu. Beliau mengatakan, misalnya, bahwa Kristen-nya para reformer itu sudah sangat dekat dgn Islam.
Bahkan, katanya dalam facebook lebih lanjut, agama mereka itu tdk ada bedanya dgn agama yang dibawa Nabi Muhammad kecuali beda nama. Termasuk dalam hal ibadah, kata 'Abduh, hanya beda dalam bentuk, bukan substansi. Saya tdk tahu, apakah ada ulama yang membuat pengakuan lebih gamblang dan tegas dari mufti besar ini, bahkan dari aktivis-aktivis lintas agama sekarang.

http://rimanews.com/read/20111105/45824/benarkah-habib-itu-keturunan-nabi-saw-masih-diragukan

atocky said...

anta tak paham ke?...imam mahdi akan muncul di trgnu

elfizonanwar said...

Kalau anda tidak percaya jika Imam Mahdi yang ditunggu-tunggu itu sesuai dengan pengharapan umat manusia sebagaimana doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim As (QS. 2:129) adalah dimaksud dengan Nabi Muhammad SAW lalu yang mana lagi?

Baiklah, kalau anda masih berpendapat ‘ada’ dari keturunan Ahlul Bait baik yang akan lahir ataupun muncul kembali sang tokoh hebat itu lalu menjadi Imam Mahdi, maka timbul pertanyaan berikutnya:

1. Keturunan Ahlul bait dari manakah yang bakal anda pilih dan yakini, apakah dari keturunan?
a. Sunni
b. Syiah
c. Hasyim
d. Ahmadiyah dll.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ليس مِن رجلٍ ادَّعى لغير أبيه وهو يَعلَمه إلاَّ كفر بالله، ومَن ادَّعى قوماً ليس له فيهم نسبٌ فليتبوَّأ مقعَدَه من النار ))، رواه البخاريُّ (3508)، ومسلم (112)، واللفظ للبخاري

“Tidak ada seorangpun yang mengaku (orang lain) sebagai ayahnya, padahal dia tahu (kalau bukan ayahnya), melainkan telah kufur (nikmat) kepada Allah. Orang yang mengaku-ngaku keturunan dari sebuah kaum, padahal bukan, maka siapkanlah tempat duduknya di neraka” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Selanjutnya dikabarkan bahwa dari keturunan Ahlul bait tersebut akan lahir Imam Mahdi maka mana pula yang anda pilih dan yakini bahwa apakah dari:
a. Imam Mahdi kelompok Sunni dan Hasym masih akan lahir;
b. Imam Mahdi Syiah sudah lahir tapi kini menghilang (gaib) dulu, nanti dia datang kembali.
c. Imam Mahdi Ahmadiyah sudah datang dan sudah wafat yakni Mirza Ghulam Ahmad

3. Keaimpulannya, rasanya ya gara-gara kita 'menunggu' sang tokoh Imam Mahdi, maka jadinya kaum Muslim di dunia terlena dengan dan dalam ketidakpastian! Karenba itu, yang sudah pasti, sudah ada yakni Al Quran dan sudah hadir Nabi Muhammad SAW sebagai 'nabi penutup' adalah mukjizat terakhir dari Allah SWT kepada umat manusia.

Jadi, jangan ditunggu lagi Nabi Isa As akan datang karena misinya sudah selesai (QS. 2:134 dan 141; 21:34-35) dan begitu juga sang Imam Mahdi tidak akan lahir, muncul atau hidup kembali walaupun semua sekte dalam kaum Muslim ada yang meyakini. Atau sekalipun ditambah pula dari berbagai agama yang non-Islam juga menanti kedatangan sang Imam Mahdi atau semacam itu. Simak: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/06/13/m5jvrf-inilah-figur-imam-mahdi-yang-dinanti

Dan, inilah pula yang akan jadi penyebab perebutan bahkan bisa timbul perang saudara tentang pengakuan atauy keabsahan 'sang pemimpin' Imam Mahdi. Selain itu, bahkan semua agama mengakui akan datang sang tokoh ini. Padahal dalam Kitab Suci umat Islam, Al Quran sama sekali tidak menyebut akan datang lagi IMAM MAHDI. maupun akan datang kembali Nabi Isa As. karena Sang Mesiah itu perannya sudah ditutup dengan pernyataan Tuhan, Allah SWT sendiri (QS. 33:40).

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/06/13/m5jsoj-imam-mahdi-sosok-yang-diyakini-tiga-agama-besar

Imam Mahdi: Sosok yang Diyakini Tiga Agama Besar | Republika Online
www.republika.co.id
http://www.alqoimkaltim.com/?p=5497

Tentara Daulah Islam Melayu said...

Ad Daulatul Islamiyah Melayu
Khilafah Islam Akhir Zaman

Kami mengundang Kaum Mukminin-Mukminat
Dari seluruh Dunia untuk bergabung bersama kami
Menjadi Tentara Islam The Man from The East of Imam Mahdi
as A New World Religion Bangsa Islam Akhir Zaman.

Kami mengundang Anda Menjadi Bagian Bangsa Islam berdasar Aqidah Islam
Bukan Menjadi bagian dari Bangsa-bangsa berdasarkan Suku ataupun wilayah

Kunjungi Undangan kami Kehadiran anda kami tunggu di
di http://khilafahislam.de.ki

Anonymous said...

kenapa yang perasan ngat terengganu tu panji hitam...biorlah panji hitam tu mane pong...

Anonymous said...

"Don't judge a book from it's cover".... Tak semestinya kalo bendera Negeri Trengganu berwarna "Hitam Putih" bermakna Panji Hitam akan bangkit dari Trengganu. Setakat ini tidak nampak apa2 kekuatan dan kehebatan Trengganu jika bener Panji Hitam akan muncul dari negeri itu. Trengganu banyak disebut2 kerana Allah kurniakan pantainya kaya dgn Emas Hitam. Trengganu mendapat royalty minyak yg sewajarnya, utk pembangunan Negeri dan rakyatnya. Itu pun kalo BN yg memerintah. Masa PAS memerintah Trengganu, PAS - MELEPAS....



Anonymous said...

Siapa bilang dlm Al-Quran ngak sebut akan datang Imam Mahdi?
Jangan megah khatam Quran 10 kali tapi ngak ada Ilmu Laduni.
Seperti Pak Moses megah beriman ada kitab akhirnya dia diuji.
Dlm Quran kesah Mahdi dan kekuatannya tersirat ajaib sekali.
Sebab ada orang percaya Ratu Adil hanya utk negaranya sendiri.
Tetapi Ahlulbait Imam Mahdi misinya Alam Semesta dia takluki...

Anonymous said...

SALASILAH AHLULBAIT NABI MUHAMMAD SAW & IMAM ALMAHDI

Betapa besar penipuan sejarah sebenar hingga sesat terpesong kehari ini.
Siapa bilang Hassan dan Hussein 2 anak Imam Ali dia sesat bengong lagi.
Syiah hantok kepala mati2 percaya Hassan dan Hussein 2 anak Imam Ali.
Sunni separuh mati gigit jari percaya Hassan dan Hussein 2 Cucu Nabi.
Ahlulbait dan Separa Ahlulbait megah percaya Hassan Hussein anak Ali.
Non-Ahlulbait Wahabbi sangka Nabi tiada Putra penyambung waris Nabi.
Saorang Nogori apa nak jadi syok sendiri perasan dia Isa Ke2 Imam Mahdi.
Sudah ribuan tahun tersesat melarat kesian sungguh malang ummat Nabi.
Sia2 bersyahadah mengaku Kerasolan Nabi tapi ngak percaya Sabda Nabi.
Dari Sulbinya lahir Nasabnya bawa keadilan kemakmuran dialah AlMahdi.
Jangan jadi Ummat Nabi yg merapu muka tak malu bercermin dulu didiri.
Kalo bukan bersabab Ahlulbait bawa sebar Islam Bani MIM apa sudah jadi.
Berjutaan warga Nusantara bisa jadi Hindu Buddha kufur sesat hingga kini.
Itu tugas Ahlubait Sejati tapi jangan tabur fitnah apa yg kalian ngak ngerti.
Syiah Sunni penipu besar bilang Hassan Hussein Putra Imam Ali cucu Nabi.
Sebenernya hanya satu (1) Putra Imam Ali satu (1) lagi Anak Mukjizat Nabi.
Antara Hassan dgn Hussein siapa anak Imam Ali siapa Anak Mukjizat Nabi?

"Imam Mahdi Sejati telah menjelasi - Sang Penjaga Air hanya memerhati.."

Anonymous said...

elfizonanwar bodoh betolah engkau ni.
siapa kata anak-anak fatimah bukan ahlul bait? baca sejarahlah bodo...
ali bin abi talib adalah sepupu kandung kepada nabi muhammad. yang mana, bapanya, abi talib bin abdul mutalib adalah saudara kandung seibu sebapa kepada bapa nabi, abdullah bin abdul mutalib. so, ali bin abi talib, dan keturunannya, tetap seorang ahlul bait walaupun jika dia tidak nikah dengan fatimah. memandangkan fatimah dan ali adalah suami isteri, maka terbuktilah anak-anak fatimah adalah ahlul bait, bernasab dari bani ismail kerana ali dan rasulullah sendiri adalah anak-anak lelaki bergaris terus dari ismail as. ali tetap menjadi penerus keturunan rasulullah walaupun anak-anak lelaki keturunan rasulullah meninggal. secara automatik, hasan dan husain bernasab ahlul bait kerana, 1) rasulullah adalah datuk sebelah ibunya 2) ali bin abi talib adalah bapanya, seketurunan dengan rasulullah

Sebarkan Walau Sepotong Ayat